JOGYAKARTA, BERNAS.ID – Universitas Mahakarya Asia seharian penuh, mulai pukul 09.00-22.00 wib , pada 24 Mei 2025 menggelar syukuran ” Japan Mahakarya Matsuri”. Di beberapa ruangan kampus ada pameran dan atraksi. Mr Hisashi Sakai rupanya berlama-lama menikmati hasil muralis Indonesia yang menakjubkan berbicang karya seni yang di unjukkan oleh BEM dibantu penterjemah.
Sementara di ruangan lainnya, Bapak Danny Tanuraharja dari Pasific Paint menyatakan antusias lanjutkan kerjasama dengan Kampus Mahakarya Asia sembari menyaksikan Bang Dani Ramli melakukan doa memohon pada Sang Maha Kuasa untuk diluruskan perjalanan Universitas Mahakarya Asia. Dengan cat Pasific Paint yang tidak diragukan lagi kualitasnya, beliau berhasil menorehkan lukisan abstrak karakteristik yang mencerminkan perjalanan Kampus Mahakarya Asia sejak berdiri hingga hari ini. Karya tersebut menjadi simbol visual dari semangat, nilai pencapaian selama 48 tahun serta masa depan UNMAHA.
” Tahun 2030, saya yakin seyakin-yakinnya, kampus kita akan go Asia! Saya sudah membuat roadmap. Tentunya kerjasama yang baik dengan seluruh Civitas Akademik apalagi disupport oleh Astage Inc, Pasific Paint, Okoyama University of Science, Yayasan Cendekia Indonesia Sleman Yogyakarta, Japan Interstudy Center Indonesia, Indonesia Prima, Bakpia Jogkem, Tasneem Hotel Malioboro, bank BPD Sleman, Ramayana Ballet Purawisata Jogyakarta, Hotel Neo Malioboro, AMX UAV, Pamella Swalayan, dan Samurai Academy tentunya juga instansi Pemerintah yang support kita hari ini ” semangat Rektor Ir Tri Atmodjowati, MM.
Acara puncak yang berlangsung di kampus UNMAHA, Yogyakarta, dibuka secara resmi oleh Rektor bersama Ketua Yayasan Cendekia Indonesia Sleman (YCIS), serta dihadiri oleh Perwakilan Pemerintah Daerah Provinsi DIY, Perwakilan Pemerintah Kabupaten Sleman, Kapanewon Mlati, LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Perwakilan mitra nasional dan internasional seperti Astage Inc., Japan Interstudi Center (JIC), Pacific Paint, dan lainnya.
“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa bagi kita semua. Dengan penuh syukur dan bangga, kita memperingati Dies Natalis ke-48 Universitas Mahakarya Asia. Hampir setengah abad perjalanan ini telah kita lalui dengan semangat transformasi, inovasi, dan dedikasi untuk mencetak insan-insan cendekia yang unggul dan berjiwa entrepreneur.” sambutan Rektor meluncurkan nilai budaya kampus baru: GESIT, yaitu Gigih, Empati, Sinergi, Integritas, dan Tanggung Jawab, yang akan menjadi landasan perilaku seluruh civitas
akademika. Dilanjutkan sedekah bumi penanaman Bunga Sakura dan pring kuning.
Suasana semakin semarak berganti ritmis dengan kehadiran Dance SMAN 4 terbaik Yogyakarta. Berlanjut support acara OPERA kolaboratif ” GESIT” oleh BPD Sleman yakni kolaborasi guru besar ISI Dr RM Memet Chaerul Slamet, Kreografer Tari perwakilan UNY miss Isti Muryani, & Devi Kusumawardhani dari PARFI sekaligus Dosen Akuntansi.
Opera yang mengandung banyak nasehat pada generasi Z yang membutuhkan banyak keteladanan baik dari senior sebelumnya. ” Wahai penerus negeri ..bangsa ini tidak dibangun hanya oleh drama cinta-cintaan kosong, namun oleh jiwa-jiwa yang rela lelah, tanpa pamrih. Kami tak rela negara ini diserahkan pada jiwa-jiwa yang buta arah di jamannya. Gesitlah dalam berpikir, trengginaslah dalam bertindak !”
Di gelanggang kampus, tamu undangan disuguhi program Seminar Bisnis dan UMKM. Talkshow kewirausahaan & bedah ide bisnis. Bintang tamu dari Ibu Kota sekaligus juri Budiman Goh dan Diah Yusuf PhD dari Indonesia Prima.
Di ruangan lain sebelumnya presentasi magang dan kerja ke Jepang (oleh JIC & Astage Inc.) dan Japan-Indonesia Street Food Festival di halaman kampus. Full musik pengantar acara oleh Sindy, Arya, dan Mei Sitorus mahasiswa Mahakarya Asia. Kerja keras Iin ketua BEM dan pengurusnya menampakkan hasil memuaskan.
Peserta lomba dibuka secara nasional umum, dengan seleksi ketat dan dewan juri skala nasional. Muralis terbaik terpilih Aan Gunawan (Yogyakarta), Yoyok Priyo (Magelang), dan Udi Purwa (Purwokerto). Pemenang Youth Entrepreneur Contest (YEC) yaitu MEDUSI dari Balik Papan, Catering Sehat (Aditya Zukkarnaen, A.Md dan Andre Dwi Marta A.Md) dari Baturaja, dan Punglapa dari Palu. Pemenang akan diikutsertakan dalam Asia Youth Entrepreneurship Challenge 2026 di Filipina. Lomba Inovasi Dosen terpilih Devi Kusumawardhani (Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Mahakarya Asia). (DEV)
