KULONPROGO, BERNAS.ID – Kelompok Pengajian Arofah Ndalem Kadipaten Puro Pakualaman sudah lebih dari sepuluh tahun terakhir ini rutin menggelar Bakti Sosial (baksos).
Pada momen Idul Adha 1446 H kali ini, Kelompok Pengajian Arofah mengadakan pemotongan hewan kurban dan pembagian paket sembako di pelosok pedesaan di DIY.
“Untuk tahun ini, Bakti Sosial diselenggarakan bagi jamaah Masjid Al Iman, Dusun Bengkak, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul,” ujar Ketua Kelompok Pengajian Arofah Ndalem Puro Pakualaman, BRAy Iriani Pramastuti Wijoyo Kusumo, Senin (9/6/2025).
Baca Juga : Jelang Libur Panjang Idul Adha 1446 H, Bandara YIA Kedepankan 3S+1C
BRAy Iriani menambahkan, adapun hewan kurban yang dipotong berupa 1 ekor lembu dengan berat 680 kilogram.
Dengan sohibul hewan kurban ini adalah Andi Mulyawan, pemilik Rumah Makan Ayam Goreng Bu Tini.
“Selain itu, ada 1 ekor kambing yang sohibul kurbannya adalah KPH Suryo Kusumo Bimantoro, putra pertama KGPAA Paku Alam X,” terangnya.
Sedangkan, untuk paket sembako merupakan bantuan dari Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam atau yang biasa disapa Gusti Putri.
“Kita mengadakan bakti sosial setahun dua kali, yakni santunan anak yatim setiap bulan Ramadhan, dalam upaya mendapatkan derajat terbaik sebagai manusia, yaitu manusia yang mampu memberi manfaat bagi manusia lainnya,” jelasnya.
Bakti Sosial yang selalu bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia Plus ini diikuti jajaran pengurus Pengajian Arofah ini untuk pertama kalinya diadakan di wilayah Gunung Kidul.
Ahmad Mustafid di depan jamaah Al Iman sangat menekankan, bahwa semua orang pasti mengalami ujian hidupnya masing-masing.
“Agar bisa lulus dari ujian, maka kunci utamanya adalah sabar. Dengan kesabaran itu, maka kita bisa hidup tenteram dan bahagia dalam kondisi apa pun,” katanya. (cdr)
