JAKARTA, BERNAS.ID – Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, meminta para wali kota di wilayah DKI untuk lebih sigap dan tanggap dalam mengantisipasi serta menangani banjir, terutama saat terjadi curah hujan tinggi dan luapan sungai seperti Kali Ciliwung.
Alia menekankan pentingnya peran Dinas Sumber Daya Air (SDA) dalam menjaga kebersihan saluran air dan gorong-gorong. Ia mengaku sudah mengingatkan langsung kepada Sekretaris Wali Kota Jakarta Timur agar SDA setempat segera bergerak.
“Saya sudah minta agar SDA-nya fokus membersihkan gorong-gorong. Kalau gorong-gorong dan kali penuh sampah, itu pasti banjir. Bukan cuma banjir, tapi juga kotor, dan nanti makin susah dibersihkan karena sistem drainasenya tidak lancar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alia mengingatkan pentingnya mitigasi yang cepat dari pemerintah kota jika ada potensi banjir kiriman. Ia mencontohkan, saat BMKG mengeluarkan prediksi cuaca, seharusnya pemerintah sudah bisa mengantisipasi kemungkinan terburuk.
“Kalau hujan deras sudah turun selama beberapa jam, seharusnya sudah ada pertolongan pertama ke warga. Warga di daerah rawan banjir harus cepat dievakuasi ke tempat aman, seperti kantor kelurahan atau kantor pemerintahan terdekat,” katanya.
Alia juga menyoroti informasi yang beredar soal sepuluh pompa air yang dikabarkan terbakar. Meski belum mendapat laporan resmi, ia mengingatkan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap fasilitas penanggulangan banjir.
“Kalau benar ada sepuluh pompa air yang terbakar, itu harus segera dicek dan dievaluasi. Jangan sampai kerusakan itu menghambat proses pengendalian banjir. Ini menyangkut kebutuhan warga,” tutupnya. (DID)
