JAKARTA, BERNAS.ID – Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di Ibu Kota, PAM Jaya menyalurkan 100 unit alat penyaring air (Water Purifier) ke berbagai fasilitas umum dan sosial seperti rumah ibadah, puskesmas, dan sekolah. Penyerahan simbolis dilakukan di Masjid Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kepada KH Syukron Ma’mun.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, bantuan ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam menjaga akses masyarakat terhadap air siap minum yang aman dan sehat.
Baca Juga : PLN Persiapkan Tindakan Preventif Hadapi Cuaca Ekstrem
“Water Purifier PAM Jaya adalah inovasi teknologi yang mampu mengolah air perpipaan menjadi air siap minum secara higienis dan efisien,” kata Arief di Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Hingga saat ini, PAM Jaya telah memasang 155 unit Water Purifier di berbagai titik strategis seperti halte TransJakarta, Balai Kota DKI, sekolah, dan kantor pemerintahan. Dengan tambahan 100 unit baru, total penyebaran alat ini diharapkan semakin memperluas akses air minum gratis bagi warga.
Menurut Arief, program tersebut juga sejalan dengan sinergi PAM Jaya dan Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat ketahanan air perkotaan serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Baca Juga : Inovasi Teknologi dalam Pengolahan Limbah Plastik yang Efektif
“Pemasangan Water Purifier di fasilitas umum menjadi bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan air yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, inisiatif ini juga mendukung target 100 persen cakupan layanan air perpipaan pada 2029. Selain membangun jaringan dan sambungan baru, PAM Jaya terus meningkatkan pelayanan publik agar masyarakat dari berbagai lapisan dapat menikmati air perpipaan berkualitas.
“Kami ingin seluruh warga Jakarta bisa merasakan manfaat air perpipaan yang merata, modern, dan berkelanjutan,” pungkas Arief. (DID)
