Palu, Bernas.id— PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu mengoperasikan dua kapal penumpang untuk melayani mobilitas masyarakat selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung pada 17 Desember 2025–10 Januari 2026.
Kepala Cabang Pelni Palu Christian Moreys Nainggolan mengatakan dua kapal yang disiapkan adalah KM Lambelu dan KM Labobar, dengan pemberangkatan melalui Pelabuhan Pantoloan.
“Kapal masing-masing berkapasitas 2.000 penumpang, dan selama masa puncak pemerintah memberikan dispensasi kapasitas sehingga dapat mengangkut hingga sekitar 3.000 penumpang,” ujar Christian di Palu, Kamis.
Dispensasi kapasitas tersebut dikeluarkan pemerintah pada periode tertentu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, selama tidak melanggar aturan keselamatan pelayaran.
Untuk menjamin keamanan perjalanan, Pelni telah melakukan ramp check terhadap seluruh armada, meliputi aspek teknis, administrasi, kelaikan mesin, serta kelengkapan alat keselamatan. Stok BBM juga diawasi agar operasional kapal tidak terganggu selama masa layanan padat.
“Seluruh kapal kami pastikan layak laut dan layak operasi,” katanya.
Pelni Palu telah membuka layanan penjualan tiket melalui Aplikasi Pelni Mobile dan loket Kantor Cabang Pelni Palu. Pemerintah juga memberikan diskon tarif 20 persen sebagai stimulus ekonomi sejak 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, selama kuota subsidi belum habis.
“Jika kuota subsidi habis lebih cepat, diskon otomatis berhenti. Karena itu masyarakat sebaiknya membeli tiket lebih awal,” ujarnya.
Christian mengimbau masyarakat tidak membeli tiket melalui media sosial atau calo guna menghindari penipuan dan memastikan transaksi sesuai prosedur resmi.
