JAKARTA,BERNAS.ID – H.Kurniawan, Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, geram dengan ulah para pembantu Presiden Prabowo yang doyan blunder dan tidak peka dengan kondisi rakyat khususnya pada saat penanganan korban banjir di Sumatra.
“Saya beri kartu merah buat mereka yang lamban memberikan bantuan dan salah memberikan informasi ke presiden,” ujarnya.
Tambah lagi menurut H.Kurniawan banyak menteri berkinerja kurang cakap serta tidak bisa menterjemahkan amanah yang diembannya.
Baca Juga :UMY Kirim Tenaga Kesehatan ke Sumatera dalam Masa Bencana
“Itu membuat rakyat sakit hati, dalam kasus banjir ini benar-benar para menteri tidak siap dan gelagapan, ini jangan sampai terulang, maka saya harap mereka tau mau dan mundur dan presiden baiknya mereshuffle mereka-mereka yang buat malu dan nggak becus kerja, kita harus merit sistem kalau nggak ya sama aja nggak akan ada perubahan bangsa ini,” ungkapnya.
H.Kurniawan juga menyampaikan resufle ini sudah mendesak sebab bisa rusak cita-cita Indonesia Adil Makmur, Indonesia Emas 2045.
“Dan tim yang ada lingkaran Presiden mesti orang yang paham dan bisa kerja, rusak kalau ritme kerja dan cara kerja seperti ini, liat rakyat kecewa dengan kabinet ini,” ungkapnya.
Baca Juga :Muhammadiyah Konsolidasikan Gerakan Kemanusiaan untuk Penanggulangan Bencana di Sumatera
Dikatakan H.Kurniawan juga bahwa ini harus dicamkan oleh para pembantu presiden dan orang ring satu. “Jangan sampai rakyat marah,” pungkasnya.*
