JAKARTA, BERNAS.ID – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat, Nur Afni Sajim, memastikan ketersediaan pangan di Jakarta dalam kondisi aman menjelang Ramadan hingga Lebaran.
Nur Afni mengatakan, kepastian tersebut disampaikan dalam rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta bersama jajaran BUMD pangan. Dalam rapat tersebut, BUMD menegaskan bahwa pasokan kebutuhan pokok masyarakat masih terjaga.
Baca Juga : Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
“Pada rapat Komisi B kemarin dijelaskan bahwa pangan sampai dengan saat ini, bahkan hingga Lebaran, dalam kondisi aman. Hal ini karena BUMD bekerja sama dengan pihak ketiga,” kata Afni, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, BUMD pangan seperti Pasar Jaya dan Food Station telah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga di luar Jakarta, antara lain dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, serta tengah menjajaki kerja sama dengan Lampung untuk menjaga pasokan beras.
Sementara itu, untuk komoditas daging, Nur Afni menyebut Perumda Dharma Jaya telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Australia guna memastikan pasokan daging tetap stabil menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Baca Juga : Sekretaris Komisi A DPRD DIY Dorong Peran Jaga Warga demi Kondusifitas Lingkungan Selama Ramadan
Menanggapi rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait potensi kenaikan harga pangan secara nasional menjelang Ramadan, Nur Afni menilai kondisi Jakarta masih terkendali. “Untuk Jakarta, dari laporan BUMD, stok pangan aman,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong adanya inovasi produk pangan, khususnya olahan ikan, guna meningkatkan minat konsumsi masyarakat, terutama anak-anak.
Terkait pengawasan lapangan, Nur Afni menyebut Komisi B DPRD DKI Jakarta berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar menjelang Ramadan. (DID)
