YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Di tengah berbagai isu tentang intoleransi yang kerap muncul di ruang publik, sebuah pesan sederhana tentang kebersamaan justru hadir dari jalanan Kota Yogyakarta.
Melalui inisiatif JogjaKita, jemaat dari Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua, Kotabaru Yogyakarta turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kegiatan berbagi takjil ini dilaksanakan di Jalan Abu Bakar Ali, Kotabaru, Yogyakarta, sebagai bentuk aksi nyata bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk saling berbagi dan memperkuat persaudaraan.
Baca Juga : Konco Kopral dan TNI Bersinergi Bagikan Takjil: Harmoni Solidaritas di Bulan Ramadan
Dengan mengusung tema “Bersama JogjaKita, Yang Berbeda Bisa Berbagi. Jogja Kuat Karena Toleransi,” para jemaat gereja bersama relawan JogjaKita membagikan ratusan paket takjil kepada pengguna jalan, pengendara ojek online, dan masyarakat sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Aksi ini mendapatkan respons hangat dari masyarakat. Banyak warga yang terkejut sekaligus terharu melihat keterlibatan jemaat gereja dalam kegiatan berbagi takjil Ramadan.
Beberapa bahkan menyampaikan apresiasi karena kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat toleransi masih hidup dan tumbuh kuat di Yogyakarta.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen JogjaKita untuk terus menghadirkan gerakan sosial yang mempererat hubungan antarwarga di Kota Yogyakarta.
JogjaKita percaya bahwa kota ini tidak hanya dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan, tetapi juga sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.
“Semoga dengan adanya JogjaKita, bisa membuat Jogja semakin guyub, semakin toleransi dan menjaga kedamaian bersama. Kami juga ingin menunjukkan bahwa Jogja adalah rumah bagi semua. Perbedaan bukanlah alasan untuk berjarak, justru menjadi kekuatan untuk saling menguatkan,” ujar Wahyudi perwakilan Ketua DPP Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua Yogyakarta dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
JogjaKita berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Di tengah keberagaman yang ada, semangat saling menghormati dan berbagi diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Yogyakarta.
Baca Juga : Sinergi Ramadhan 1447 H: BAZNAS DIY dan PWI DIY Gelar Aksi Berbagi Takjil
Sejalan dengan semangat tersebut, JogjaKita juga mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat layanan transportasi lokal yang hadir dari dan untuk warga Jogja.
Melalui aplikasi JogjaKita, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan mobilitas yang praktis sekaligus berkontribusi pada ekosistem ekonomi lokal.
Dengan menggunakan JogjaKita, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan transportasi, tetapi juga turut mendukung gerakan sosial dan kolaborasi komunitas yang terus diinisiasi untuk memperkuat kebersamaan warga Jogja. (*/cdr)
