JAKARTA,BERNAS.ID – Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur semakin menancapkan performanya, dengan menambah satu Guru Besar Emeritus dari Universitas Diponegoro.
Ada beberapa Guru Besar dari PTN akan juga bergabung pada tahun 2027 di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, hal ini akan menjadikan daya tarik sendiri untuk membangun kekuatan proses belajar mengajar berbasis Tridarma Perguruan Tinggi di Kampus Unggul semakin Progresif.
Dengan bergabung nya Prof Arif Hidayat menambah Jumlah Guru Besar yang ada di Program Doktor Ilmu Hukum setelah Prof Faisal Santiago, Prof Zudan Arief Fakrulloh dan Prof Ade Saptomo akan menambah kekuatan semakin terdepan Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur yang ter akreditasi unggul sangat sempurna 375, menjadikan nilai akreditasi tertinggi PTS di Indonesia.
Baca Juga :Ketika Punggawa Hukum Nasional Berada di Universitas Borobudur
Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur terus berkomitmen untuk menjaga mutu akademik dan kualitas dosen mencapai jenjang tertinggi. Dengan mengelola 440 mahasiswa aktif saat ini sudah meluluskan 389 alumni dan akan terus bertambah. Semakin terbukti keunggulannya ujar Prof Faisal Santiago.
Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur pilihan yang tepat untuk studi lanjut,” tandasnya.
Dengan akreditasi unggul dengan nilai sempurna 375 menjadi jaminan utama keberadaannya, ditunjang semua prodi hukum S1,S2,S3 dan institusinya juga terakreditasi unggul.
Di samping itu Universitas Borobudur yang beralamat di Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1 Jakarta Timur juga ter sertifikat ISO 9001 : 2015 dan ISO 21001:2018 bukti nyata bahwa tata kelola sudah berjalan dengan baik.(FIE)
