Palu, Bernas.id — Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah sekaligus Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menekankan pentingnya transformasi politik berbasis data dan digitalisasi partai dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Demokrat Sulawesi Tengah yang berlangsung di Grand The Sya, Minggu (5/5/2026).
Menurut Anwar, partai politik tidak lagi bisa mengandalkan pola kerja konvensional dalam menghadapi dinamika politik ke depan, khususnya menjelang Pemilu 2029.
“Ke depan kita tidak bisa lagi bekerja tanpa data. Semua harus terdigitalisasi. Politik modern membutuhkan data yang kuat dan kerja yang terukur,” kata Anwar dalam pidatonya.
Musda V Demokrat Sulawesi Tengah mengusung tema “Demokrat Menang, Sulteng Nambaso” dan dihadiri jajaran pengurus pusat Demokrat. Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengikuti kegiatan secara virtual.
Anwar mengatakan, Demokrat Sulawesi Tengah kini berada dalam posisi yang semakin kompetitif dibandingkan periode sebelumnya. Karena itu, ia meminta seluruh kader memperkuat konsolidasi dan menjaga soliditas partai.
Ia juga menyinggung strategi “silent movement” yang diterapkan pada Pilkada sebelumnya melalui pendekatan digital dan pemetaan data lapangan.
Selain membahas penguatan partai, Anwar turut memaparkan sejumlah program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang disebut sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat.
Melalui program “Berani Cerdas”, pemerintah daerah memberikan bantuan beasiswa kepada sekitar 23.000 mahasiswa setiap tahun. Program itu ditargetkan menjangkau hingga 150.000 mahasiswa sampai 2029.
Sementara program “Berani Sehat” memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat hanya dengan menggunakan kartu tanda penduduk (KTP), termasuk bagi warga yang kepesertaan BPJS-nya tidak aktif akibat tunggakan.
Menurut Anwar, hingga 2025 sekitar 165.000 warga telah memanfaatkan program kesehatan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, AHY menyampaikan dukungannya terhadap program pendidikan dan kesehatan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Wakil Gubernur Reny A Lamadjido.
AHY menilai pemerataan pendidikan dan akses kesehatan menjadi syarat penting agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan masyarakat luas.
Musda V Demokrat Sulawesi Tengah juga dihadiri sejumlah pengurus DPP Demokrat, ketua DPC dari 13 kabupaten/kota, serta anggota DPRD Demokrat se-Sulawesi Tengah.
