Kulon Progo, HarianBernas.com- GKR Condrokirono menyebut Karang Taruna perlu kembangkan sistem informasi potensi kreatif desa untuk tukar pengalaman dengan yang lainnya, Rabu (7/12).
Dengan saling bertukar pengalaman akan terlihat potret kondisi terkini karang taruna dan kendalanya.
“Saling tukar pengalaman diperlukan untuk bangun eksistensi karang taruna terutama di tingkat desa,”imbuhnya.
Selain itu, perlu kerja sama dengan pihak luar yang mempunyai kemampuan untuk membantu pengembangan karang taruna desa.
Optimalisasi peran karang taruna di tingkat desa diperlukan lembaga kemasyarakatan desa untuk menjadi motor penggerak sehingga desa sebagai subyek pembangunan bisa tercapai.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Kulon Progo, Jumanto menyebut sebagai organisasi sosial, karang taruna menjadi wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda, yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan.
