YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta terus mengembangkan layanan konsep Smart City. Adapun implementasi konsep Smart City (Kota Pintar) ditingkatkan melalui inovasi aplikasi dan teknologi baru menuju pelayanan dan tatanan kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Yogyakarta dituntut menghadirkan pengelolaan website dan media sosial (medsos) yang menarik. Pemkot Yogyakarta dalam mewujudkan hal tersebut melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Yogyakarta menggelar Bimtek Pengelolaan Website OPD pada hari Senin (14/6/2021) di Hotel Royal Darmo Malioboro.
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengungkapkan, ASN Pemkot Yogyakarta tidak hanya dituntut untuk terus berinovasi tetapi juga dituntut tentang bagaimana mengemas setiap pelayanan tersebut dengan kreativitas. Hal itu guna mendorong kemajuan society yang mana komunikasi kebijakan publik harus diupgrade dengan pemanfaatan kanal media. “Mulai dari website, media sosial atau yang lainnya,” ujarnya.
Heroe menyampaikan, Pemkot Yogyakarta makin getol berupaya dalam mengembangkan konsep smart city, terlihat dari banyaknya aplikasi yang dikembangkan dan terhubung dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama guna memudahkan berbagai layanan bagi masyarakat.
Baca Juga : Kini, Warga Jogja Bisa Akses Layanan Kependudukan Melalui JSS
Lanjut Heroe, dengan satu aplikasi JSS ini masyarakat bisa dengan cepat dan mudah dalam mengakses pelayanan di Kota Yogyakarta.
“Jadi JSS ini adalah Balaikota Yogyakarta di dunia maya. JSS ini bisa memberikan pelayanan sebagaimana Balaikota pada dunia nyata. Jadi semua layanan bisa tuntas melalui JSS,” ungkapnya.
Heroe menjelaskan, dibangunnya aplikasi JSS ini untuk memberikan kemudahan pada masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi tentang Pemkot Yogyakarta, hingga penyampaian aduan ataupun permintaan layanan kegawatdaruratan. Serta membantu mengelola sistem kepemerintahan yang lebih moderen, akuntabel dan transparan.
Pengembangan JSS ini tidak hanya layanan untuk administrasi kepemerintahan saja, namun juga berbagai aspek lainnya seperti bidang pendidikan, kesehatan, keamanan, lingkungan, sosial kemasyarakatan hingga pemberdayaan ekonomi.
“Termasuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan yang terkait seperti hotel, kuliner, restoran dan lainnya yang menjadi salah satu andalan bagi Kota Yogyakarta,” katanya. (cdr)
