JAKARTA, BERNAS.ID – Satgas Covid-19 melaporkan belum adanya penurunan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia per hari Rabu (7/7). Setelah sebelumnya menembus angka 31 ribu di hari Selasa (6/7), kali ini penambahan kasus baru harian berada di angka 34.379 pasien.
Secara total, sejak pertama kali masuk ke Indonesia di awal tahun 2020, kasus covid-19 di negara ini sudah menembus 2.379.397 dengan angka kematian sebanyak 62.908. Per hari ini, berdasarkan dari laporan Satgas Covid-19, total kasus aktif atau pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 343.101 pasien.
Baca juga: Begini Evaluasi Pemberlakuan Empat Hari PPKM Darurat di DIY
Pemerintah pusat sudah mencoba untuk menekan laju penularan Covid-19 dengan menerapkan beberapa kebijakan, termasuk pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali. Selain itu, PPKM Mikro juga diterapkan di daerah-daerah di luar Jawa dan Bali, dengan regulasi yang serupa namun lebih longgar.
Secara umum, PPKM bertujuan membatasi mobilitas masyarakat dengan cara menyekat jalan atau kegiatan di luar rumah. Harapannya, pembatasan interaksi fisik di dalam masyarakat dapat membantu melandaikan angka penularan Covid-19.
Selain kebijakan PPKM, pemerintah juga mengandeng pihak swasta dalam meningkatkan angka deteksi virus corona. Belum lama ini, PT Biofarma mengklaim telah berhasil menciptakan perangkat deteksi PCR melalui media kumur dengan merek jual BioSaliva.
Baca juga: MUI Beri Lampu Hijau untuk Vaksin Moderna, Pfizer
“Untuk produk BioSaliva, kita baru akan memproduksi sekitar 40 ribu per bulan,” kata Direktur Utama Biofarma, Honesti Basyir, sebagaimana dikutip oleh Antara. “Khusus untuk BioSaliva, ini merupakan produk terbaru dan bisa mendeteksi semua varian covid-19 yang sekarang lagi berkembang di Indonesia.”
Honesti menambahkan bahwa BioSaliva memberikan solusi pengetesan PCR yang tidak melalui jalur nasofaring atau hidung, melainkan melalui berkumur.
Selain BioSaliva, Biofarma juga memproduksi 2,4 juta alat pendeteksi covid-19 yaitu mBioCoV-19 RT-PCR Kit. Honesti juga memastikan bahwa semua produk yang diproduksi oleh Biofarma sudah melalui proses pengetesan dengan akurasi di atas 99 persen.
