SLEMAN, BERNAS.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman akan mempercepat pencairan bantuan sosial karena Perpanjangan PPKM Level 4 sampai 2 Agustus mendatang. Perpanjangan ini tak dipungkiri akan memberi dampak kepada masyarakat.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo pun membuat langkah strategis untuk meringankan beban masyarakat dengan kembali menggulirkan sejumlah bantuan sosial. “Sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, Kabupaten Sleman masuk dalam level 4 sehingga PPKM masih dilanjutkan hingga 2 Agustus,” tutur Kustini, Kamis (29/7/2021).
Baca Juga : Selama PPKM Penjual Makanan Keliling Mengaku Sepi
Kustini menyampaikan Pemkab Sleman akan kembali mendistribusikan sejumlah bantuan sosial baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Selain Bantuan Sosial Pangan (BSP), Pemkab juga memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat terdampak.
Adapun keluarga penerima manfaat dalam bantuan sosial tersebut diantaranya sebanyak 17.204 untuk penerima BSP sebesar Rp 200.000 per bulan dengan total Rp 6,88 miliar selama dua bulan. Untuk penerima BST akan mendapatkan Rp 300.000 per bulannya untuk 39.426 penerima, jadi total anggaran yang disalurkan selama dua bulan Rp 23,6 miliar.
Kustini menyebut bantuan BSP ataupun BST untuk Mei dan Juni akan diserahkan secara bersamaan pada Juli belum didistribusikan karena terkendala PPKM.Progam Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya disalurkan pada Agustus sudah didistribusikan bulan Juli ini dengan anggaran mencapai Rp 12,58 miliar untuk 37.807 PKH.
Total beras dari Pemkab Sleman yang akan didistribusikan kepada masyarakat sebanyak 841.18 ton. Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan bansos beras 10 kilogram. Pemkab Sleman sendiri juga akan menyalurkan bansos beras 5 kilogram sebanyak 3.000 paket untuk warga Sleman.
Kustini mengimbau masyarakat agar terus patuh menerapkan protokol kesehatan dan aturan yang sudah ditetapkan. Ia juga berharap bansos yang didistribusikan akan meringankan beban masyarakat.
“Pemerintah terus bekerja untuk membantu masyarakat. Memang situasinya tidak mudah, tetapi dengan terus disipin protokol kesehatan, pandemi ini bisa segera kita redam,” pungkas Kustini. (jat)
