JAKARTA, BERNAS.ID – Kantor Staf Presiden (KSP) terus berupaya menguatkan komitmen dalam penegakan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat, yakni dengan memberikan sumbangan ribuan masker untuk para warga di sekitar Kota dan Kabupaten Bekasi melalui program “Dari Pintu ke Pintu” Wajib Masker.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta dan masyarakat dalam menggiatkan pemakaian masker dan pelaksanaan prokes 5M di masyarakat.
Menurut Tenaga Ahli Utama KSP, Joanes Joko, pemerintah telah berusaha maksimal untuk memperkuat penanganan di sektor hilir dengan menambah pasokan obat dan oksigen medis di lapangan, menambah fasilitas kesehatan (faskes) untuk penanganan covid-19 dan lainnya.
Joko menambahkan, penanganan covid-19 tidak akan efektif jika penanganan kesehatan di sektor hilir tidak didukung dengan penanganan kesehatan di sektor hulu. “Salah satunya, masyarakat harus memperkuat prokes 5M dan membantu proses percepatan vaksinasi,” katanya.
“Sebanyak 24 ribu masker donasi ini memang terhitung tidak banyak. Namun ini merupakan simbol, sedikit modal awal untuk menaikkan level kita. Bahwasanya, kita bukan sekedar disiplin prokes, tapi kita menjadi bagian yang mengarahkan masyarakat untuk menaati prokes,” ujar Joko di sela kegiatan, Kamis (29/7/2021).
Baca Juga : 23 Hari Pelaksanaan PPKM, Pemerintah Melihat Tren Perbaikan
KSP merancang pendistribusian masker medis dengan cara dari pintu ke pintu rumah warga ini, supaya bisa dijadikan contoh dalam penerapan prokes khususnya di kawasan kampung yang padat penduduk. Masyarakat diharapkan dapat memperoleh masker medis berkualitas tanpa harus keluar rumah dan menciptakan kerumunan.
“Gerakan ini harus diperkuat karena kita harus jujur, kita sedang tidak baik-baik saja. Kita harus berjuang agar masyarakat tidak terpapar covid-19, tapi di satu sisi masyarakat tidak boleh terkapar dalam urusan ekonomi. Oleh karena itu, kita harus mengendalikan situasi pandemi ini,” tandasnya.
Joko berpesan, agar tidak ragu dalam mengingatkan masyarakat yang tidak menggunakan masker. Namun dia juga menghimbau agar himbauan menggunakan masker dilakukan melalui sarana komunikasi dan cara-cara yang baik.
Di Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi setidaknya terdapat 32.000 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat kelurahan, yaitu Kelurahan Cikiwul, Kelurahan Bantar Gebang, Kelurahan Sumur Batu dan Kelurahan Ciketing Udik.
Menurut informasi yang disampaikan Camat Bantar Gebang, Warsim Suryana, terdapat 75 warga yang saat ini sedang melakukan isolasi mandiri (isoman).
Kecamatan Bantar Gebang pun sempat dikategorikan sebagai zona oranye karena angka transmisi covid-19 yang cukup tinggi. Namun saat ini wilayah Bantar Gebang sudah diturunkan menjadi kategori zona kuning karena hasil sinergi yang baik antara pemerintah, warga dan tenaga kesehatan (nakes).
Selain menyerahkan sejumlah masker gratis secara simbolis, Tim KSP bersama dengan Wakil Walikota Bekasi Tri Andhianto, juga mengunjungi Pasar Bantar Gebang untuk melakukan verifikasi lapangan mengenai penggunaan masker di lingkungan pasar.
Beberapa pedagang dan pembeli pun terlihat sudah taat menggunakan masker, walaupun sebagian lainnya masih tidak mengindahkan himbauan prokes.
Beberapa masyarakat terlihat antusias dengan program pembagian masker gratis “Dari Pintu Ke Pintu” Wajib Masker dan mengantri untuk mendapatkan masker gratis.
“Ini adalah bentuk penghargaan terhadap masyarakat. Jumlah itu bukan prioritas tapi manfaatnya itu yg penting,” ujar Ketua Relawan Satgas covid-19 Kota Bekasi, Suryono.
Selain itu, bantuan masker gratis melalui program “Dari Pintu ke Pintu” Wajib Masker ini juga diberikan kepada warga di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kecamatan Setu sempat menjadi salah satu kawasan yang masuk dalam zona merah covid-19. Tiga tertinggi dengan kasus positif covid-19 di Kabupaten Bekasi, karena program vaksinasi di kecamatan ini masih tergolong rendah.
KSP akan terus menggalakkan program penggunaan masker dengan membagikan sekitar 500 ribu masker medis ke 220 kelurahan yang tersebar di 20 kota di Pulau Jawa. (cdr)
