KEBUMEN, BERNAS.ID – Kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai di wilayah Jawa Tengah, menuntut Dompet Dhuafa (DD) untuk bergerak cepat dan berkolaboraksi dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.
Pada rangkaian KolaborAksi, DD distribusi bantuan di Jawa Tengah, Dompet Dhuafa salah satunya mensasar wilayah Kabupaten Kebumen pada (Minggu, 15/08/2021).
Menurut Hendri Saparini selaku Bendahara Umum Yayasan Dompet Dhuafa (DD) Republika mengatakan KolaborAksi sebagai rangkaian kegiatan bersama dengan Pemerintah Jawa Tengah. DD mempunyai 2 tujuan dalam kegiatan ini yakni Program Food For Dhuafa dan Passatu, Ketahanan Pangan dengan kerjasama pengembangan di Buluspesatren dengan target 200 hektar dengan tahap pertama 50 hektar.
Baca Juga: AHM Distribusikan 1.100 Paket Merdeka Peduli Masyarakat
“Untuk peternakan kita siapkan 50 ekor doka di Buluspesatren dan 250 ekor doka melalui Pondok Pesantren (Ponpes) seperti di Ponpes Al Huda, sehingga ini upaya kita lakukan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat,” tuturnya.
Lanjut tambahnya, DD tidak hanya sebagai lembaga untuk tanggap darurat tapi lebih dalam pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat. “Food For Dhuafa terdapat beras 10 ton, 2.000 daging dalam bentuk kaleng siap santap, pengembangan sawah di 50 hektar dan 50 ekor Doka juga di Buluspesatren hingga 250 ekor Doka berbasis pesantren. DD juga akan mengembangkan usaha garam karena melihat potensi besar ekonomi garam di Kebumen,” beber Hendri Saparini saat penyerahan bantuan di halaman Kantor Bupati Kebumen.
Di waktu yang sama, Ketua Umum Passatu, dr Slamet Budianto mengatakan baksos Passatu (Paguyuban Alumni SMPN 1 Kebumen) Peduli merupakan kegiatan pertama yang dilakukan oleh alumni lintas angkatan SMPN 1 Kebumen. “Tujuannya, antara lain membantu warga Kebumen utamanya yang terdampak akibat pandemi Covid-19 yang belum juga usai,” ujarnya.
“Baksos Passatu Peduli bisa terlaksana karena dukungan para donatur dari para alumni SMPN 1 Kebumen. Selain itu juga didukung oleh Dompet Dhuafa. Sasaran penerima diutamakan di wilayah kantong kemiskinan seperti di Kecamatan Karanggayam,” ujar Slamet Budianto.
Di akhir acara, Bupati Kebumen, H Arif Sugiyanto mengucapkan alhamdulillah karena Passatu bersama Dompet Dhuafa memberikan bantuan 800 paket sembako dan di dalamnya terdapat daging untuk tenaga kesehatan. “Tentunya dengan ini diharapkan membantu menaikkan daya imunitas ditengah pandemi Covid-19, dengan imunitas kuat insyaallah dengan baik,” tuturnya. (jat)
