YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DIY rupanya berdampak terhadap tingkat bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di Asrama Haji Yogyakarta. Selama PPKM Level 4, jumlah pasien yang menjalani isolasi di Asrama Haji mengalami penurunan drastis. Menurut data terakhir pada Kamis (26/8/2021) siang, jumlah pasien yang masih menjalani isolasi di Asrama Haji Yogyakarta tinggal 21 pasien.
“Turun drastis dibanding akhir Juli lalu yang sempat mencapai 58 pasien,” ungkap Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Ahmad Fauzi, Kamis (26/08/2021).
Fauzi menjelaskan, penggunaan Asrama Asrama Haji Transit Yogyakarta untuk tempat isoter pasien COVID-19 merupakan salah satu wujud kontribusi Kemenag DIY dalam penanggulangan pandemi. Tren jumlah pasien yang menjalani isoter di Asrama Haji Transit Yogyakarta menurutnya terus mengalami penurunan sejak 7 Agustus 2021.
“Semoga menjadi pertanda baik, PPKM berjalan efektif mencegah penyebaran COVID-19,” imbuh Fauzi.
Baca juga: Masih Pandemi Shelter Asrama Haji Sleman Diistirahatkan Sebulan? Ini Alasannya
Kasi Transportasi, Perlengkapan dan Akomodasi Haji Reguler, Ahmad Fauzi menambahkan, Asrama Haji Transit Yogyakarta memiliki 103 kamar dengan 136 bed untuk pasien COVID-19.
“Semoga semakin sedikit pasien isoter di Asrama Haji Yogyakarta yang artinya pencegahan penyebaran COVID-19 berjalan efektif,” harap dia. (den)
