SLEMAN, BERNAS.ID – Sejumlah elemen masyarakat mengirimkan sejumlah bantuan berupa sembako untuk pengungsi korban erupsi Gunung Semeru. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian sejumlah warga Daerah Istimewa Yogyakarta bagi masyarakat Lumajang.
Bantuan sembako berasal dari Paguyuban Kawulo Mataram se-Nusantara, Selembar Daun, Padepokan Gadung Mlati, Parikesit Dharma Budaya, Ibu-ibu Warga Jirak Bokoharjo Prambanan Sleman, dan BEM (Badan Eksekitif Mahasiswa) Akademi Analis Kesehatan Manggala Yogyakarta.
Baca Juga Elemen Masyarakat Jogja Deklarasi Dukung Anies Baswedan Capres 2024
Heru Sutrisno, Ketua Umum Paguyuban Kawulo Mataram se-Nusantara mengatakan bantuan dikumpulkan dari sejumlah komunitas yang ingin berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk membeli sembako. “Bantuan ini akan segera meluncur ke para pengungsi di Kecamatan Pronojiwo Lumajang, Jawa Timur,” tuturnya, Sabtu (11/12/2021).
Ia mengatakan kalau ada dana dan bantuan yang terkumpul lagi dari masyarakat atau komunitas lain, akan segera disalurkan kembali ke pengungsi di Semeru. “Di Pronojiwo, 4 hari yang lalu, sudah ada komunitas Paguyuban Kawulo Mataram yang sudah mendirikan Posko Aliansi. Jadi, kiriman ini sudah ada tujuannya di sana,” ujarnya.
Baca Juga Berbagai Elemen Masyarakat Ramai Ramai Bantu Pengerjaan Poskamling
Dari bantuan sembako ini, terlihat ada yang unik, berupa salak pondoh sebanyak 4 kuintal. “Ya Salak Pondoh, ikon buah Kabupaten Sleman. Semoga menjadi kenangan bagi masyarakat di sana,” ujarnya.
Heru memperkirakan perjalanan sampai Lumajang diperkirakan 10 jam tergantung situasi kondisi jalan. “Kami juga dibantu dengan bekerjasama TNI dan Polri, pengawalan dari sekretariat Paguyuban Kawulo Mataram se-Nusantara sampai pintu TOL Colomadu,” tukasnya. (jat)
