SLEMAN, BERNAS.ID – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengapresiasi Karang Taruna beserta seluruh pihak di Dusun Murangan VII, Kalurahan Triharjo Sleman karena telah menyelenggarakan kembali kegiatan seni tari kuda lumping. Sebelumnya, kesenian kuda lumping sempat terhenti lama karena adanya kebijakan pembatasan sosial di Pandemi Covid-19.
“Kami sangat mengapresiasi kembali diselenggarakannya pementasan seni kuda lumping oleh kelompok seni Turonggo Sakti Dusun Murangan VII,” katanya, Minggu (16/1/2022).
Baca Juga Jathilan, Seni Rakyat yang Tetap Lestari
Lanjut tambahnya, penyelenggaraan pementasan seni tari kuda lumping menjadi salah satu cara untuk menjaga serta melestarikan budaya di wilayah Kabupaten Sleman. Menurutnya, semangat para pelaku seni dan seluruh pihak yang ikut andil dalam melestarikan seni kuda lumping patut mendapatkan dukungan lebih karena semangat tersebut tidak surut setelah dua tahun lebih pementasan kesenian terhenti akibat pandemi Covid-19.
Danang juga mengatakan, keberadaan kelompok kesenian di suatu daerah tidak hanya dapat melestarikan budaya tetapi juga menjadi wadah guyub dan kerukunan sesama warga, sehingga dapat tercipta masyarakat yang memiliki rasa solidaritas dan kekeluargaan yang tinggi.
Baca Juga Dua Patung Jathilan di Taman Paseban Bantul Dimaskeri
Danang Maharsa juga menghimbau kepada masyarakat beserta penyelenggara kegiatan untuk terus memperhatikan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya. Ia pun mengajak seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan.
Usai membuka secara simbolis pementasan seni tari kuda lumping, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa beserta jajarannya berkesempatan menyaksikan secara langsung pementasan tari kuda lumping. (jat)