Bernas.id – Teknik Sipil adalah cabang ilmu terapan berupa teknologi perancangan, pembangunan, dan pemeliharaan, serta perbaikan bangunan. Sederhananya, jurusan Teknik Sipil mendidik seseorang untuk memimpin proyek infrastruktur. Cakupan infrastruktur yang dikelola ahli teknik sipil tidak terbatas pada gedung saja, melainkan mencakup rumah, jalan raya, pelabuhan, jembatan, bandar udara, dan lain-lain.
Di luar negeri, istilah Teknik Sipil dikenal dengan sebutan Civil Engineer. Keberadaan Teknik Sipil kian dibutuhkan seiring dengan pembangunan infrastruktur serta keberadaan sarana dan prasarana sebagai penunjang kehidupan.
Baca juga: Jurusan TKJ: Mata Pelajaran, Prospek Kerja, dan Info Kuliah
Daftar Isi :
Pelajaran Jurusan Teknik Sipil

Jangkauan Teknik Sipil tidak sekadar fokus pada perancangan dan pembuatan bangunan. Lebih dari itu, Teknik Sipil juga menjangkau perencanaan, pemeliharaan, dan perbaikan bangunan. Misalnya, pemilihan material bangunan, pengaturan sumber daya air, dan perancangan desain konstruksi. Di samping itu, Teknik Sipil bisa juga memikul tanggung jawab sebagai manajer konstruksi sehingga dituntut mampu mengawasi kinerja dan aktivitas semua orang yang terlibat dalam proyek pembangunan. Adanya kondisi tersebut mengharuskan lulusan Teknik Sipil memiliki kemampuan manajemen yang baik.
Dalam hal pemeliharaan dan perbaikan bangunan, Teknik Sipil diperlukan untuk memberikan penilaian tentang kelayakan suatu bangunan dan solusi yang tepat sebagai bentuk tindak lanjut dari penilaian tersebut. Untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap terkait pembelajaran di jurusan Teknik Sipil, alangkah baiknya mengulik pembelajaran jurusan Teknik Sipil di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada. Jurusan Teknik Sipil UGM yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia menyediakan materi perkuliahan Teknik Sipil sebagai berikut:
- Pada semester 1, mahasiswa Teknik Sipil mempelajari Pancasila, Kewarganegaraan, Fisika Dasar, Kimia Dasar, Matematika I, Pemrograman Komputer, Struktur Bangunan, Gambar Teknik, Pengantar Teknik Transportasi, dan Analisis Struktur Statis Tertentu I.
- Selama semester 2, mahasiswa Teknik Sipil mempelajari Agama, Statistika dan Probabilitas, Pengantar Geologi Teknik, Geomatika, Matematika II, Mekanika Fluida, Ilmu Lingkungan, Teknik Lalu Lintas, dan Analisis Struktur Statis Tertentu II.
- Sepanjang semester 3, mahasiswa Teknik Sipil fokus mempelajari Matematika Teknik, Ekonomi Teknik, Hidrologi, Hidraulika Saluran Terbuka, Mekanika Tanah I, Pengantar Perencanaan Transportasi, Perencanaan Geometrik Jalan, Analisa Tegangan, Regangan, dan Deformasi, Struktur Kayu dan Bambu, serta Teknologi Bahan Bangunan.
- Pada semester 4, mahasiswa Teknik Sipil mendapat mata kuliah Manajemen Sumber Daya Air, Drainase dan Sanitasi Lingkungan, Mekanika Tanah II, Fondasi Dangkal, Jalan Rel, Perancangan Bahan Perkerasan, Analisis Struktur Statis Tak Tentu, Struktur Baja I, Struktur Beton Bertulang, dan Teknologi Beton.
- Selama semester 5, mahasiswa Teknik Sipil mengikuti mata kuliah Pengetahuan Praktik Lapangan, Pengantar Teknik Pantai dan Lepas Pantai, Irigasi dan Bangunan Air, Teknik Penyehatan dan Lingkungan, Pemindahan Tanah Mekanis, Fondasi Dalam, Perancangan Perkerasan Jalan, Analisis Struktur Metode Matriks, Struktur Baja II, dan Struktur Beton Bertulang II.
- Sepanjang semester 6, mahasiswa Teknik Sipil mempelajari Metodologi Penelitian, Teknik Penulisan dan Presentasi, Perancangan Bangunan Teknik Sipil, Pelabuhan, Teknik Sungai, Mekanika Batuan, Penyelidikan Lokasi, Bandar Udara, Manajemen Lalu Lintas, Analisa Dinamik Struktur dan Teknik Gempa, serta Pengantar Manajemen Konstruksi.
- Pada semester 7, mahasiswa Teknik Sipil menempuh ujian dan diminta mempelajari mata kuliah pilihan yang bisa dipilih di antara Bahasa Asing, Hidrologi Terapan, Hidraulika Terapan, Aliran Air Tanah, Bangunan Tenaga Air, Teknik Penyediaan Air Minum, Manajemen dan Pengolahan Air Limbah, Perbaikan Tanah, Metode Elemen Hingga, Struktur Jembatan, Perencanaan dan Penjadwalan Proyek, serta Topik Spesial.
- Semester 8 menghadapkan mahasiswa Teknik Sipil dengan ujian, tugas akhir, dan mata kuliah pilihan di antara Mitigasi Bencana Alam, Transpor Sedimen, Manajemen Kualitas Air, Pelaksanaan Kekerasan, Struktur Beton Bertulang III, Struktur Baja III, Metode Pelaksanaan Konstruksi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta Topik Spesial.
Baca juga: Daftar Jurusan IPA yang Jarang Ada Kegiatan Menghitung
Prospek Karir Teknik Sipil

Structural Engineer
Peran Structural Engineer pada suatu proyek berada dibaliknya. Tugasnya menganalisa infrastruktur dari pihak konsultan. Oleh karena itu, Structural Engineer diharuskan menguasai pembuatan desain, prediksi, dan memberikan solusi terkait kendala proyek. Gaji yang diterima oleh Structure Engineer di wilayah Jakarta berkisar Rp66 juta per tahun.
Insinyur Situs Pembangunan
Tugas utama Insinyur Situs Pembangunan adalah melakukan peninjauan lokasi pembangunan. Dalam peninjauan tersebut, Insinyur Situs Pembangunan juga memeriksa lahan dan material yang dipakai serta keamanan tempatnya. Insinyur Situs Pembangunan ini dapat berupa Teknisi atau Pengawas Proyek di perusahaan konstruksi BUMN atau Swasta. Kisaran gaji Insinyur Situs Pembangunan diperkirakan mencapai ratusan juta per tahunnya menyesuaikan pengalaman dan kinerja.
Kontraktor Insinyur Sipil
Pekerjaan sebagai Kontraktor Insinyur Sipil banyak terlibat di proyek pembangunan dan pekerjaan lapangan. Kontraktor Insinyur Sipil diharuskan mampu merealisasikan bentuk rancangan dari konsultan pembangunan. Oleh karena itu, perannya dalam tahap pemilihan material hingga tahap realisasi sangat penting. Gaji untuk pekerjaan ini besarannya menyesuaikan tingkat pengalaman. Sebagai gambaran, posisi manajer di kontraktor dapat meraup gaji hingga ratusan juta rupiah.
Surveyor Pengendalian Pembangunan
Selain menguasai Teknik Sipil, Surveyor Pengendalian Pembangunan harus mampu berkomunikasi dan memiliki kemampuan problem solving yang baik. Tugas Surveyor Pengendalian Pembangunan adalah memastikan kesesuaian proyek pembangunan dengan peraturan perundang-undangan. Per tahunnya gaji yang didapatkan Surveyor Pengendalian Pembangunan berpengalaman mencapai Rp795 juta.
Minat berkarir di bidang Teknik Sipil secara profesional tentunya harus diimbangi dengan pendidikan Teknik Sipil yang mumpuni. Di Indonesia penyelenggaraan pembelajaran Teknik Sipil telah berlangsung di berbagai perguruan tinggi melalui pembukaan program studi Teknik Sipil. Universitas jurusan Teknik Sipil terbaik di Indonesia, seperti IPB, ITB, UGM, UI, dan ITS.
Baca juga: Inilah Kuliah Jurusan IPS yang Paling Diminati Siswa
