YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sebentar lagi akan memasuki hari raya Idul Adha 2021. Pemkot Yogyakarta mengingatkan agar penjualan dan penyembelihan hewan kurban dilakukan mengikuti disiplin protokol kesehatan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Yogyakarta Suyana menerangkan, sejak 1 Juli 2021 pihaknya sudah melakukan pemantauan, melakukan pengawasan pasar tiban. Sudah ada hewan yang dijual, yang kebanyakan dari luar kota. Hewan tidak diperiksa satu-satu, namun secara visual tetap diperiksa oleh tim dokter hewan.
“Salah satu yang dipersyaratkan hewan itu punya SKKH, surat keterangan kesehatan hewan. Hewan pun tiap bergeser antar kabupaten atau kota harus memiliki surat itu,” terang dia, Jumat (16/7/2021).
Ia menerangkan, ada 46 titik pengawasan (pasar tiban) di Kota Yogyakarta. Yang sudah diawasi ada 111 ekor sapi, dan 1.523 ekor kambing/domba.
“Ditemukan beberapa hewan yang sakit, karena kelelahan. Misalnya mata berair. Biasanya langsung dibantu pengobatan, dan beberapa hari sembuh,” katanya.
Suyana memperingatkan, di masa pandemi ini, terdapat protokol kesehatan umum yang harus diperhatikan saat menyembelih hewan kurban. Di antaranya, panitia menjaga jarak saat pelaksanaan penyembelihan, juga menyediakan air dan sabun atau hand sanitizer.
“Jangan sampai hewan kurban melihat temannya disembelih atau dikuliti, nanti hewan akan stress dan kualitas dagingnya menjadi alot,” kata Suyana.
Baca juga: Hindari Kerumunan, Menag: Pembagian Daging Kurban Bukan Mengundang Warga
Panitia menurutnya juga wajib membatasi jumlah yang bekerja, di mana jumlah orang di lokasi penyembelihan maksimal empat orang saja. Tahun ini menurutnya pengawasan akan lebih ketat, karena sedang dalam masa PPKM Darurat.
“Panitia bekerjanya tidak berhadap-hadapan, tapi berjejeran,” harap Suyana.
Ia mengimbau agar panitia kurban mengurangi kerumunan dengan cara membuat spanduk atau tulisan larangan kerumunan saat penyembelihan hewan. Petugas jagal yang berasal dari luar wilayah menurutnya juga harus membawa surat keterangan sehat.
“Pembagian [daging kurban] juga jangan sampai terjadi kerumunan, diantar ke rumah,” katanya sambil menyebutkan nomor hotline untuk penyelenggaraan kurban Kota Jogja, yakni 081215536059. (den)
