YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Sebanyak 30 mahasiswa AKMI Baturaja berhasil menyelesaikan IT Software Training yang diselenggarakan oleh Gama Informatika selama satu bulan penuh. Sebagai puncak kegiatan, pada hari Sabtu (11/2/17) dilaksanakan upacara penutupan dan penyerahan sertifikat training secara simbolis di Kampus STIEBBANK Yogyakarta.
Baca juga:
- Contoh Paragraf Induktif, Deduktif, Campuran, dan Ineratif
- 4 Langkah Menemukan Ide Pokok Paragraf dengan Mudah
Selama 30 hari para peserta IT Software Training mendapatkan berbagai pengetahuan tentang Web Programming, Android Programming, SEO, Graphic & UI Design, Copywriting, dan Socmed. Sebagai pemateri, training ini menghadirkan para mentor berpengalaman di bidangnya masing-masing yang terdiri dari tim Gama Informatika, Digital Sales Team (DST) Hebat Group, dan Bernas Online.
Acara yang diikuti seluruh peserta IT Software Training beserta dosen pembimbing dan para mentor ini turut dihadiri Alit Merthayasa selaku Ketua STIEBBANK Yogyakarta, Made Sumiarta selaku Owner dan Bendahara Yayasan Pendidikan Mitra Gama, dan Nyoman Putra Artawa selaku Sekretaris dan Pembina Yayasan Cendekia Indonesia Sleman.
Dalam sambutannya, Alit Mertayasa menyampaikan, mahasiswa belajar di Yogyakarta harus mengembangkan potensinya di AKMI Baturaja. Ia pun mengibaratkan proses pembelajaran itu seperti menulis novel. Perlu membuat titik awal kemudian merangkai huruf demi huruf, kalimat, dan akhirnya menjadi sebuah novel. Mahasiswa harus berani memulai hingga mengembangkan potensi yang dimiliki.
Pesan penting juga disampaikan Made Sumiarta, ia berharap setelah mengikuti training ini para mahasiswa AKMI Baturaja mengalami perubahan sikap dan cara berpikir sehingga menjadi pribadi yang lebih unggul di masa depan.
“Teman-teman adalah The Agent of Change, sesuai dengan motto AKMI Baturaja semoga teman-teman mampu mengolah potensi lokal dengan kualitas global,” tutur Made Sumiarta.
Senada dengan Made Sumiarta, Nyoman Putra Artawa yang sekaligus mewakili Direktur Gama Informatika Made Surawan yang berhalangan hadir, dalam sambutannya berpesan supaya para mahasiswa serius menekuni bidang yang menjadi passion-nya.
“Semoga dengan pengalaman yang didapat di Jogja teman-teman bisa menjadi pendamping untuk berbagi ilmu bagi adik-adiknya di kampus,” kata Nyoman.
Defi Pujianto M. Kom selaku Ketua Prodi Teknik Informatika AKMI Baturaja pun merasa jika level pendidikan di tempatnya mengajar ternyata masih tertinggal dari Yogyakarta. Defi mengaku mendapatkan banyak ilmu selama mendampingi mahasiswa belajar di Yogyakarta. “Beruntung bagi mahasiswa yang bisa memanfaatkan momentum ini dan bertemu dengan orang-orang hebat,” ungkap Defi.
Tak ketinggalan, Heriyanto salah satu perwakilan mahasiswa AKMI Baturaja mengaku awalnya ia dan teman-temannya bingung dengan pilihan materi yang banyak. Namun, ia bersyukur bisa memilih untuk mendalami materi sesuai minat dan bakat.
“Awalnya kami seperti gelas yang kosong, pada akhirnya diisi perlahan-lahan dan mendapatkan ilmu yang banyak. Ke depannya kami berharap dapat berbagi ilmu dengan teman-teman kami di AKMI Baturaja. Setelah ini kami juga ingin membentuk UKM developer team,” ungkapnya.
Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap
