HarianBernas.com — Sering sekali saya melihat tagline pelanggan adalah raja, baik di tempat makan, toko-toko, ataupun kebanyakan bisnis. Namun apakah benar pelanggan adalah raja? Mungkin yang mengatakan itu adalah orang-orang yang mau dianggap sebagai raja.
Sebelum itu kita pertanyakan dulu tentang pengertian raja.
Apakah raja yg dimaksud di atas adalah raja yang egois yang punya kekuasaan tertinggi dan mendapatkan upah dari rakyatnya dan melakukan apapun sesuka hatinya atau raja yang sungguh-sungguh memperhatikan rakyatnya, sungguh-sungguh bekerja, berkeliling dan melayani rakyatnya?
Tentu saja raja yang sesungguhnya adalah raja yang melayani rakyatnya.
Mungkin pelanggan menganggap diri mereka raja sehingga kadang sesuka hati meminta apa yg mereka inginkan. Namun sebenarnya raja yang sesungguhnya adalah penyedia produk atau jasa. Penyedia produk atau jasa yang sungguh-sungguh memperhatikan kebutuhan pelanggan.
Mindset inilah yg perlu ditanamkan di benak karyawan anda.
Kadang karyawan begitu tertekannya saat harus dibentak-bentak oleh pelanggan yg menganggap diri mereka raja. Namun saat mindset diganti menjadi karyawan adalah raja yang melayani, karyawan adalah orang yang membantu masalah pelanggan, seketika saja mereka merasa lebih berani dan lebih pede sehingga mampu menyelesaikan masalah pelanggan anda.
Kalau ada pelanggan yang begitu menyulitkan anda sebagai penyedia jasa dan meminta lebih dibanding apa yang diberikannya bagi penyedia jasa ada baiknya anda merelakan mereka ke pesaing anda. Karena sebenarnya karyawan anda adalah raja yang sesungguhnya.
Kalau pelanggan bebas memutuskan mana penyedia jasa yang diinginkannya maka penyedia jasa juga bebas memilih mana pelanggan yang mau dilayaninya.
Salam dahsyat !!
Jansen Frank | Service Excellence Trainer
Bila Anda ingin mendapatkan pelajaran yang saya pelajari setiap hari gratis dan langsung saya kirimkan via WhatsApp ke Anda,silakan hubungi/SMS/WA ke: 0818 0856 5478 atau e-mail: jansen.franks@gmail.com
