CILACAP, HarianBernas.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap mengimbau para pemudik yang melintasi jalur selatan di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah mewaspadai beberapa titik rawan bencana longsor.
“Hingga saat ini, intensitas hujan di wilayah Cilacap masih tergolong tinggi sehingga pemudik yang melewati jalur selatan Jateng diimbau untuk waspada dan hati-hati saat terjadi hujan,” ujar Kepala (Kalakhar) Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy di Cilacap, Sabtu (2/7/16).
Sepanjang jalur mudik bagian selatan Jawa Tengah yang melewati Kabupaten Cilacap, di perbatasan Jabar hingga Karangpucung terdapat beberapa titik rawan longsor. Titik rawan longsor berada di Jalan Raya Panulisan, Kebun Cikukun yang berada di antara Wanareja dan Majenang. Kemudian titik ketiga berada di ruas Cimanggu-Karangpucung.
Sementara, Kalakhar BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo mengungkapkan bahwa pada jalur selatan Jawa Tengah yang melewati Kabupaten Banyumas terdapat beberapa titik rawan longsor dan rawan ambles, yakni di Karangpucung, Lumbir, dan Wangon. Ia menyebutkan di antara jalan Karangpucung dan Wangon banyak tikungan tajam, khususnya di Lumbir.
Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo memperkirakan wilayah Jawa Tengah bagian selatan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan kandang lebat.
