YOGYAKARTA, HarianBernas.com-Pendapatan pedagang pasar tradisional di Kota Yogyakarta, berpijak dari hasil survei pada awal 2016, mengalami penurunan meski jumlah pengunjung ke pasar meningkat, Jumat (13/4) .
“Dari hasil survei diketahui, pengunjung tidak melakukan transaksi dalam jumlah besar. Hasil survei ini menjadi perhatian kami untuk menentukan kebijakan yang harus akan ditempuh,” terang Rudi Firdaus, Kepala Bidang Pengembangan Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta di Yogyakarta.
Berpijak dari hasil survei tiga bulan pertama di tahun 2016, diketahui omzet pedagang di 31 pasar tradisional di Kota Yogyakarta rata-rata menurun sampai 7,91 persen daripada 2015.
Pendapatan pada 2016 rata-rata Rp26,8 miliar, sedangkan pada tahun 2015 mencapai Rp29,14 miliar. Pada tahun 2015, terjadi penurunan jumlah pedagang dari sekitar 15.600 menjadi 14.700 pedagang tahun 2016.
Di sejumlah pasar besar, misal Beringharjo, produk konveksi yang menjadi produk unggulan mengalami penurunan porsi penjualan dari 33,69 persen pada 2015 menjadi 22,18 persen. Hal yang sama juga terjadi pada komoditas sayur di Pasar Giwangan dari 33,35 persen pada 2015 menjadi 29,6 persen tahun 2016.
Rudi menyebut salah satu penyebab menurunnya omzet pedagang awal 2016 adalah banyak pedagang yang membuka lapak di depan pasar, terutama pasar yang berada di tepi jalan-jalan utama di Kota Jogja, misal Pasar Demangan, Kranggan, dan Sentul.
Selain itu, Rudi menuturkan penurunan omzet pedagang pasar tradisional diakibatkan adanya gejolak ekonomi global yang membuat pelambatan ekonomi.
Sejumlah upaya dari Dinas Pengelolaan Pasar untuk meningkatkan pendapatan pedagang pasar tradisional, yaitu penataan penjual yang berdagang di luar pasar, serta merehab pasar, serta penertiban barang dagangan yang menghalangi jalan pengunjung pasar.
Rehabilitasi pasar tidak hanya membangun bangunan baru, tetapi dilakukan dengan meningkatkan pelayanan terhadap konsumen dengan kebersihan pasar dan menggencarkan promosi pasar tradisional, serta meminta bank membuat kebijakan bantuan kredit berbunga ringan untuk pedagang.
