SLEMAN, HarianBernas.com-Dinas Sumber Daya Air, Energi, dan Mineral Kabupaten Sleman, Yogyakarta, menjamin tidak akan ada kekosongan elpiji kebutuhan rumah tangga di pasaran selama puasa hingga lebaran, Rabu (25/5).
“Kami menjamin selalu tersedia elpiji rumah tangga, terutama elpiji bersubsidi,” janji Kepala Dinas Sumber Daya Air, Energi dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman, Sapto Winarno di Sleman.
Jelang puasa dan lebaran, Dinas SDAEM Kabupaten Sleman telah mengajukan tambahan pasokan elpiji ke Pertamina sebesar 10 persen. Dari Pertamina sudah ada kesanggupan untuk menambah pasokan elpiji rumah tangga selama puasa dan lebaran. Masyarakat tak perlu khawatir terjadi kelangkaan elpiji, imbuh Sapto Winarno.
“Sedangkan pada puasa dan lebaran nanti, kami perkirakan ada peningkatan permintaan elpiji di pasaran sebanyak empat hingga enam persen,” katanya memperkirakan.
Sapto Winarno menuturkan untuk kebutuhan harian, pihaknya selalu memantau persediaan elpiji di masing-masing wilayah, tak hanya saat puasa dan lebaran saja. Di Kabupaten Sleman, dalam satu bulan, kebutuhan elpiji bersubdisi atau ukuran tiga kilogram rata-rata mencapai 30 ribu tabung
“Jika di suatu daerah di Sleman ada kelangkaan elpiji, kami akan langsung menambah pasokan sehingga tidak sampai terjadi kekosongan persediaan elpiji hingga di tingkat pengecer,” terang Sapto.
Sapto Winarno berharap masyarakat melaporkan jika ada kelangkaan elpiji di daerahnya sehingga bisa dilakukan penambahan pasokan. Kebutuhan elpiji di masyarakat diusahakan untuk terus terpenuhi. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga agar tidak melampaui HET dan menjaga agar elpiji tak dijual ke luar wilayah Sleman.
