YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Dari pantauan HarianBernas.com, beberapa tempat parkir sepeda motor di sisi timur Jalan Malioboro mulai tampak kosong. Maklum saja, karena hari ini, Senin (4/4/16) Unit Pelaksana Teknis Malioboro mulai menempatkan juru parkir yang sudah bersedia direlokasi ke Taman Parkir Abu Bakar Ali.
Dalam keterangannya, Jumat (1/4/16) UPT Malioboro mencatat lebih dari separuh juru parkir Malioboro sudah mendaftar untuk diverifikasi dan siap direlokasi di Taman Parkir Abu Bakar Ali.
“Hingga hari terakhir pendaftaran, sudah lebih dari separuh juru parkir yang memiliki surat tugas mendaftar ke kantor,” terang Syarif Teguh, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro.
Namun, Syarif menolak menyebut jumlah juru parkir yang sudah mendaftar dan siap direlokasi di Taman Parkir Abu Bakar Ali. Tercatat, ada juru parkir di sepanjang Jalan Malioboro yang mengantongi surat tugas sebanyak 95 orang.
Relokasi ini berkaitan dengan rencana penataan area Malioboro menjadi semi-pedestrian oleh Pemerintah Kota DIY.
Relokasi ini sebetulnya masih menyimpan pro dan kontra mengingat sudah sejak dulu para juru parkir mengais rejeki di sisi timur jalan Malioboro.
“Sebenarnya, banyak yang ingin mendaftar, tapi mereka (juru parkir) merasa takut. Sepertinya ada yang mengintimidasi,” terang Syarif Teguh.
Juru parkir yang terlebih dulu mendaftar memiliki kesempatan untuk memilih lokasi parkir yang sudah disiapkan di lantai dua dan tiga Taman Parkir Abu Bakar Ali. Setiap juru parkir akan memperoleh luasan parkir yang sama seperti yang tercantum dalam surat tugas mereka.
UPT Malioboro akan memasang 40 spanduk untuk mengarahkan pemakai sepeda motor di Malioboro agar memarkir kendaraannya di Taman Parkir Abu Bakar Ali karena sisi timur Jalan Malioboro, sudah dilarang untuk parkir.
