JAKARTA,HarianBernas.com– Geger Panama Papers tak hanya menyebut beberapa pengusaha dari Indonesia. Sejumlah pejabat negara juga ikut terseret dalam pusaran skandal pajak yang mengguncang dunia akhir-akhir ini. Nama Ketua BPK RI, Harry Azhar Aziz pun muncul.
Harry Azhar tercatat diduga sebagai pemilik salah satu perusahaan offshore Sheng Yue International Limited yang bocor di dokumen Panama Papers. Perusahaan offshore-nya ini didirikan di yuridiksi bebas pajak. Dugaannya, perusahaan itu dibuat untuk menghindari pembayaran pajak kepada negara.
Namun, dugaan itu dibantah oleh Harry Azhar.
“Kalau saya menghindari pajak, pasti ada transaksi. Semenjak saya mendirikan, perusahaan itu tidak ada transaksi. Perusahaan itu bukan milik saya lagi,” terang Harry di ruang rapat, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/4)
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis juga berkomentar tentang desakan agar mundur karena namanya tercantum dalam dokumen Panama Papers.
“Apakah (masuk dalam) Panama Papers itu salah? Saya bersalah? Saya tidak bersalah. Yang menuntut orang tidak bersalah mundur itu yang salah,” komentar Harry dengan intonasi tinggi saat ditemui di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, (13/4).
Intonasi ucapan Harry begitu tinggi ketika ditanya kenapa dia tidak melaporkan perusahaannya ke dalam LHKN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara). “Tidak ada transaksi, nol. Apa saya laporkan harta nol?” katanya beralasan.
Harry pun menyatakan bahwa BPK tidak akan menelusuri nama-nama di dalam Panama Papers karena asetnya itu bukan bagian dari keuangan negara.
“Tanya dong ke Direktorat Jenderal Pajak, bukan kepada saya,” ucap Harry.
Usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK terkait audit BPK, Gubernur DKI Jakarta, Ahok sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama, juga berkomentar menantang Ketua BPK karena Badan Pemeriksaa Keuangan (BPK) dinilai telah sengaja menyudutkan Pemerintah Provinsi DKI dengan menyatakan ada kerugian di dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (13/4).
Ahok menantang Harry dan pejabat BPK lain untuk membuktikan harta kekayaannya tidak berasal dari uang yang sebetulnya pajak untuk negara.
“Sekarang gimana jelasinnya, katanya (Ketua BPK Harry Azhar) masuk Panama Papers? Makanya saya tanya BPK. Yang di BPK berani enggak buktiin hartanya dari mana?” tantang keras dari Ahok
