JAKARTA, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Ambon, Maluku untuk mengawali kunjungan kerja di Indonesia Timur, yaitu Maluku, Papua Barat, dan Maluku Utara (4/4/16). Kunjungan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, tutur Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana.
Kunjungan ke wilayah Indonesia timur ini dilakukan untuk meresmikan beberapa proyek infrastruktur.
Presiden Joko Widodo juga akan meresmikan enam pelabuhan, yaitu di (1) Pelabuhan Tobelo, (2) Pelabuhan Galela, (3) Pelabuhan Tutu Kembong, (4) Pelabuhan Wonreli, (5) Pelabuhan Laut Wasior, dan (6) Pelabuhan Pulau Teor.
Peresmian keenam pelabuhan di Indonesia Timur ini menunjukkan tekad Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan program tol lautnya. Dalam kampanyenya dulu, Presiden Joko Widodo memasukkan program tol laut ini dalam program kerjanya.
Tol Laut adalah langkah pemerintah untuk menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa maritim sehingga dengan pembangun transportasi laut, sistem logistik antarpulau dan di dalam kepulauan dapat terhubungkan. Selain itu, bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di Indonesia sehingga terciptanya kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.
“Tol laut itu bukan jalan. Artinya, ada 'deep sea port', ada pelabuhan di Sumatera, di Jawa, di Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Dan ada kapal besar yang setiap hari mondar-mandir sehingga harga di semua pulau ini sama,” kata Jokowi di tahun 2014.
