JAKARTA, HarianBernas.com – Menteri Susi menegaskan tidak akan ada perlakuan istimewa terkait dengan asal negara kapal ikan yang melakukan illegal fishing di kawasan laut Indonesia.
“Tidak ada perlakuan istimewa. Kalau misal ada kapal 'illegal fishing' Amerika Serikat tertangkap, pasti juga kami tenggelamkan,” tegas Menteri Susi di kantor KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), Jakarta, Selasa (5/4).
Hari ini, sebanyak 23 kapal asing penangkap ikan secara ilegal dari Vietnam dan Malaysia diledakkan di tujuh lokasi di berbagai daerah.
Susi membantah bahwa jadwal pemusnahan kapal yang dilakukan Selasa ini, terdapat kapal ikan asing yang berasal dari Tiongkok.
Terkait pelanggaran yang dilakukan kapal Kway Fey asal Tiongkok, Menteri Susi mengemukakan pihaknya masih menunggu jawaban dari Tiongkok.
“Saya mengagumi dan salut terhadap penegakan hukum China, saya harapkan mereka juga menghormati penegakan hukum di Indonesia,” komentar Menteri Susi.
Menteri Kelautan dan Perikanan yakin Pemerintahan Tiongkok juga mendukung tindakan yang dilakukan Pemerintah Indonesia atas pelanggaran kedaulatan.
