YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta telah merilis jalur aduan hotline beberapa hari sebelum Idul Fitri, guna menampung aduan masyarakat terkait kegiatan pariwisata selama libur Idul Fitri. Namun belum ada aduan yang masuk melalui hotline atau kontak yang mereka sediakan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko mengatakan, selama ini sudah ada masyarakat yang menghubungi kontak di hotline 081138701777. Namun mereka hanya menanyakan informasi tertentu, tidak mengadu atau melaporkan masalah.
“Hingga saat ini, wisatawan hanya menanyakan informasi seputar tempat-tempat wisata di Jogja saja,” kata Wahyu, Minggu (8/5/2022).
Baca juga: Batasan Durasi Kunjung Di Malioboro Mulai Diberlakukan
Apabila ada aduan seperti pemberlakuan harga jasa wisata yang terlalu tinggi atau sebagainya, Dinas Pariwisata Kota Jogja menurut Wahyu menyiapkan petugas untuk menindaklanjutinya. Selama libur Idulfitri, layanan hotline dibuka selama 1×24 jam.
Selain itu, adapula posko informasi dan aduan di tiga lokasi yaitu di Tugu, Teteg Malioboro, dan Titik Nol Kilometer Jogja. Posko ini gabungan dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kota Jogja untuk antisipasi kebutuhan masyarakat.
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta juga membuka Tourist Information Service (TIS) yang berlokasi di depan Hotel Mutiara Jalan Malioboro untuk memberikan berbagai informasi kepada wisatawan.
“Tidak hanya informasi seputar wisata, tetapi juga berbagai informasi lain seperti informasi apabila ada kejadian kegawatdaruratan, informasi kesehatan, dan informasi layanan vaksinasi,” katanya.
Baca juga: Puluhan Pelaku Pariwisata Bersih-Bersih Kawasan Malioboro
Libur Idul Fitri sebagai momentum yang baik untuk mempromosikan pariwisata di Kota Jogja menurut dia harus ditunjang dengan kesiapan dari berbagai aspek. Hal ini agar wisatawan nyaman dan akan kembali lagi ke Jogja suatu saat nanti.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (UPT PKCB) Jogja, Ekwanto, mengatakan, belum ada juga aduan atau keluhan yang masuk di sekitaran Malioboro. Sempat ada informasi orang pingsan serta penemuan dompet, namun sudah langsung ditangani.
“Kami tangani dengan koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kota Jogja untuk yang orang pingsan. Setiap kejadian kami bantu dan terselesaikan,” katanya. (den)
