SLEMAN, BERNAS.ID – Sejak pandemi Covid-19, masyarakat mulai memasuki adaptasi kebiasaan baru, termasuk belajar dan bekerja dari rumah. Kedua aktivitas dari rumah tersebut membuat konsumsi internet meningkat tajam.
Pakar Teknologi Informasi, Dr Ridi Ferdiana membagikan sejumlah tips yang bisa dilakukan untuk menghemat kuota internet. Penghematan kuota paket data dapatĀ dilakukan melalui dua pendekatan, yakni pendekatan perangkat dan pendekatan aplikasi.
Untuk pendekatan perangkat, Dr Ridi mengaitkan pada fitur bawaan yang sudah tersedia pada komputer ataupun ponsel. Sebab, pada umumnya, pelajar dan mahasiswa menggunakan dua perangkat tersebut dalam mengakses pembelajaran.
Untuk menghemat kuota data internet pada ponsel dilakukan dengan mengaktifkan fitur penghemat data, yakni data limit dan billing cycle. Lalu mematikan fitur auto sync, auto download, dan background data. Kemudian, memperbarui aplikasi secara manual dan selektif. “Kurangi streaming atau menonton dengan resolusi rendah 5 Mbps,” terangnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Untuk perangkat komputer, penghematan kuota bisa dilakukan dengan mengaktifkan metered connection saat melakukan tethering. Selanjutnya set data limit, restrict background data, matikan update, dan pengaturan sinkronisasi.
Untuk penghematan kuota data dengan pendekatan aplikasi, ia menyarankan saat memakai aplikasi browser gunakan kompresi data. Lalu, ketika menggunakan aplikasi video conference/meeting, matikan video dan audio ketika tidak dibutuhkan. Menyalakan hanya saat diperlukan. “Kurangi resolusi video ke 720 pixel karena video resolusi tinggi/HD cukup besar menyedot data,” terangnya.
Selanjutnya, ia menyarankan untuk mematikan notifikasi dan auto upload pada aplikasi media sosial. “Jangan lupa juga untuk memilih dan menggunakan aplikasi yang hemat data, misal kalau WA ada WA Lite, Skype ada Skype Lite dan sebagainya,” tutupnya. (jat)
