YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Kalangan akademisi Yogyakarta memberi sejumlah masukan kepada Kapolda DIY dalam kegiatan Jumat Curhat di wilayah Gamping, Sleman, Jumat (14/7/2023). Akademisi berasal dari LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, pimpinan universitas, dan pimpinan sekolah tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Baca Juga: Kos Eksklusif Di Condongcatur Ditutup Satpol PP DIY
Kegiatan Jumat Curhat dipimpin langsung Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama para Pejabat Utama Polda DIY. Dalam sambutannya, ia menjelaskan Jumat Curhat merupakan program kepolisian menerima masukan dari masyarakat.
“Kami telah memiliki SOP dan aturan-aturan yg sudah kami lakukan menjadi panduan tapi seringkali bagus menurut kami belum tentu bagus dirasakan oleh masyarakat, oleh karena kami perlu menerima masukan masyarakat untuk menjadi lebih baik,” jelas Kapolda.
Kapolda DIY banyak menerima pertanyaan, saran, dan masukan dari para hadirin. Salah satunya mengenai kasus kejahatan jalanan yang kerap terjadi di Yogyakarta.
Kapolda DIY menyampaikan Polda DIY sudah bergabung dengan beberapa universitas untuk membahas kejahatan jalanan. “Di Bulan Februari-Maret, kami telah berhasil mengamankan sekitar 30 orang perbulannya, dari 30 orang tersebut kebanyakan pelajar, yang diamankan hasil dari patroli yang kami lakukan,” terangnya.
Baca Juga: Kejati Geledah Dua Ruangan Dispertaru DIY Terkait Tanah Kas Desa
Selain menerima saran dan masukan, Kapolda juga mendapatkan apresiasi dari salah satu civitas akademika yang hadir. “Saya sangat mengapresiasi kepada Polda DIY yang telah selalu melakukan kerjasama dengan universitas di wilayah DIY,” ucap Puji Qomariyah, S.Sos, M.Si., Dosen Universitas Widya Mataram.
Merespon hal tersebut, Kapolda DIY mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika maupun mahasiswa yang sudah mau menjaga nilai-nilai budaya Yogyakarta. “Kami juga turut berkomitmen memajukan Yogyakarta di bidang pendidikan,” tukas Kapolda. (jat)
