JEMBER, BERNAS.ID – Pelaksanaan Sub PIN Polio 2024 di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur menyasar lebih dari 304.000 anak. Hari ini dicanangkan secara resmi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru yang juga disiarkan dan diikuti, lewat zoom meeting, oleh 31 kecamatan dan 51 puskesmas.
“Jumlah ini bukan jumlah kecil dalam waktu yang cukup pendek, cuma satu minggu. Tentunya kita harus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada,” ucap Bupati Hendy, Senin (15/1/2024).
Sub PIN Polio 2024 terbagi 2 putaran. Pertama tanggal 15 sampai 21 Januari. Kedua tanggal 19 sampai 25 Februari 2024.
Baca Juga : Sukseskan Sub PIN Polio 2024 Di Jember, Bupati Ajak TP PKK
Pemerintah pusat lewat Kementerian Kesehatan menargetkan 95 persen dari anak usia 0 sampai 7 tahun di Jember harus terimunisasi dalam program itu. Cara vaksinasinya dengan tetes lewat mulut.
Pemkab Jember lewat Dinas Kesehatan bekerjasama dengan puskesmas, kader posyandu, pkk, lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat mulai hari ini bergerak melakukan vaksinasi polio.
Anak-anak yang sedang sekolah, tingkat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Taman Kanak-Kanak, dan Kelas 1 atau 2 Sekolah Dasar didatangi untuk ditetesi vaksin polio. Anak yang belum sekolah dibawa ke puskesmas. Bagi orang tua yang tidak bisa mengantar, tim tenaga kesehatan akan mendatangi dari rumah ke rumah.
Setelah putaran pertama selesai maka imunisasi akan dilanjutkan pada putaran kedua satu bulan berikutnya.
Pemerintah pusat menetapkan Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam status KLB (Kejadian Luar Biasa) Polio. Status tersebut setelah ditemukan adanya kasus di Kabupaten Klaten, Kabupaten Sampang, Pamekasan (Jatim) dan di DIY.
Perlu diketahui, Indonesia sudah dinyatakan bebas polio sejak tahun 2014. Dengan munculnya temuan polio tersebut 2 Provinsi dan 1 Daerah Istimewa dinyatakan KLB Polio. (sgt)
