JAKARTA, BERNAS.ID – Jakarta Experience Board (JXB), anak perusahaan dari PT Jakarta Tourisindo, akan fokus memperkuat bisnis pariwisata dan aktivasi ruang publik di tahun 2025. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh Direktur Utama JXB, Yunn Bali Mohammad Yusuf, perusahaan melihat peluang besar dalam kedua sektor ini yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan yang lebih optimal.
“Pada 2025, kami akan terus memperluas potensi bisnis dengan memperkenalkan konsep-konsep baru dalam sektor pariwisata dan ruang publik. Ini sebagai bagian dari komitmen JXB untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan memberikan dampak positif bagi ekonomi dan pariwisata Jakarta,” ungkap Yunn Bali.
Baca Juga : Indonesia Wedding Congress 2024 Gairahkan Bisnis Wisata Pernikahan di Destinasi Pariwisata
Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, Jakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi untuk kegiatan MICE (Meeting, Incentives, Conference, and Exhibitions), dan JXB berencana mengoptimalkan potensi tersebut melalui berbagai kolaborasi. JXB akan bekerja sama dengan berbagai organisasi atau brand internasional yang ingin melaksanakan kegiatan MICE di ibu kota.
Rencana strategis 2025 ini merupakan kelanjutan dari program-program sukses yang dilaksanakan pada 2024. Salah satunya adalah renovasi dan rebranding The Tavia Heritage Hotel, yang kini menjadi ikon baru akomodasi bersejarah di Jakarta. Selain itu, kolaborasi dengan brand lokal dan internasional juga semakin memperkaya aktivasi ruang publik dan atraksi kota, termasuk pelaksanaan pertunjukan seni internasional dan lokal yang menambah daya tarik Jakarta sebagai destinasi seni dan budaya.
Baca Juga : Legislator Tekankan Peran BUMD dalam Optimalisasi Program Makan Bergizi
JXB telah merumuskan langkah strategis utama yang mencakup peningkatan pelayanan hotel segmen MICE melalui konsep unik “5 senses” untuk memberikan pengalaman menginap yang lebih personal dan menarik. Selain itu, hotel-budget juga akan dioptimalkan dengan penguatan platform Online Travel Agent (OTA) dan klasterisasi unit usaha sejenis.
Di sektor pariwisata, JXB terus mengembangkan dan memperkuat aktivasi ruang publik serta mendukung berbagai event pemerintah yang mendatangkan perhatian wisatawan. Di bidang katering, JXB juga berencana mengembangkan sistem catering unggul yang lebih efisien, termasuk konsep sentral kitchen yang tengah diuji coba.
JXB juga akan fokus pada pembenahan internal dengan melakukan transformasi digital serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan yang ada. “Kami berharap langkah strategis ini dapat menjawab tantangan bisnis dan membantu kami tumbuh lebih besar, sekaligus mencapai target di tahun 2025,” tutup Yunn Bali.
Jakarta Experience Board (JXB), bagian dari PT. Jakarta Tourisindo, adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang bergerak di bidang perhotelan dan pariwisata. Didirikan pada 1996, JXB memiliki tujuh unit bisnis perhotelan yang tersebar di Jakarta dan Bogor, serta inovasi dalam sektor pariwisata melalui pengelolaan event dan aktivasi ruang publik. (DID)
