JAKARTA, BERNAS.ID – Kabar akan terjadi reshuffle kabinet Merah Putih muncul, setelah beberapa pembantu presiden melakukan manuver dalam mengeluarkan kebijakan, yang membuat masyarakat berang.
Bahkan, adanya menteri Ngedableg akan didepak dari kabinet mulai menjadi sorotan siapa yang dimaksud Presiden Prabowo.
Menanggapi isu perombakan kabinet Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyerahkan kewenangan kepada presiden.
Baca Juga : Kepuasan Pemerintahan Prabowo – Gibran Ada Menteri Yang Gagap Ikuti Irama Presiden
“Itu kewenangan Bapak Presiden. Jangan kita terlalu merasa paling mengerti, hak prerogatif Bapak Presiden, yah,” jawabnya singkat, Sabtu, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2025), saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Partai berlambang Pohon Beringin itu juga memastikan, dalam Rakernas, seperti diutarakan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, salah satu keputusan penting dalam Munas, adalah posisi strategis Golkar sebagai kekuatan utama dalam mendukung pemerintahan, dari berbagai aspek lainnya.
Baca Juga : Presiden Prabowo Bertemu PM India Narendra Modi Bahas Kerja Sama Bilateral
“Baik dalam Asta Cita menjadi empat prioritas utama maupun di aspek-aspek yang lain,” tutup Bahlil. (FIE)
