JAKARTA, BERNAS. ID – komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya resmi menahan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto (HK).
Usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 8 jam sebagai tersangka, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto (HK) resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam kesempatan berbicara, Hasto mengaku tidak pernah menyesal dan siap menerima konsekuensi apapun.
Baca Juga : Wakil Ketua KPK Tegaskan Tak Ada Kaitan Ajukan Praperadilan, Hasto Seharusnya Hadir Pemeriksaan
Hal itu merupakan pernyataan Hasto saat hendak masuk ke mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan KPK.
Hasto mengatakan, dirinya telah kooperatif memenuhi tanggung jawabnya sebagai warga negara yang baik mengikuti proses pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan perkara dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku, Saeful Bahri, Wahyu Setiawan, dan Agustiani Tio Fridelina.
Baca Juga : Hasto Diduga Otak Skenario Penghilangan Barbuk Milik Harun Masiku
Ia mengaku ada 62 pertanyaan yang ia jawab, dari penyidik KPK. 62 pertanyaan itu berkaitan dengan persoalan-persoalan yang sudah inkracht.
“Tidak ada hal yang baru di dalam pertanyaan-pertanyaan, bahkan banyak juga yang mengulang pertanyaan itu,” kata Hasto kepada wartawan, Kamis malam (20/2/2025).
Untuk itu, lanjut dia, sejak awal dirinya sering mengatakan bahwa dirinya sebagai Sekjen PDIP, dengan kepala tegak siap menerima konsekuensi apapun.
Karena Indonesia dibangun dengan pengorbanan jiwa dan raga, kita adalah negeri pejuang. Sehingga saya tidak pernah menyesal, saya akan terus berjuang dengan api semangat yang menyala-nyala,” pungkas Hasto.
Hasto resmi ditahan KPK selama 20 hari pertama sejak hari ini hingga 11 Maret 2025.(FIE)
