BERNAS – Dalam dunia IT, peran Database Administrator (DBA) sangat krusial. Mereka adalah penjaga sistem data perusahaan, memastikan semua database berjalan stabil, aman, dan efisien. Tapi bagaimana cara mengukur kinerja seorang DBA? Jawabannya adalah melalui KPI (Key Performance Indicator) atau indikator kinerja utama.
Bagi pemula yang ingin meniti karier sebagai DBA, memahami KPI ini sangat penting. Selain itu, kamu bisa mulai belajar bidang ini dari bangku kuliah. Salah satu pilihan kampus yang menawarkan fleksibilitas kerja sambil kuliah adalah Universitas Mahakarya Asia.
Apa Itu KPI dalam Profesi Database Administrator?
KPI adalah metrik yang digunakan untuk menilai seberapa baik performa seseorang dalam pekerjaannya. Dalam konteks DBA, KPI bisa digunakan oleh perusahaan untuk memantau kinerja tim database, serta oleh DBA sendiri untuk mengevaluasi apakah pekerjaan mereka sudah berjalan optimal atau belum.
Berikut ini adalah 7 KPI penting yang wajib diketahui oleh para DBA, terutama kamu yang masih pemula:
-
Uptime Database
Ini mengukur seberapa lama database aktif dan bisa diakses tanpa gangguan. Target ideal adalah uptime 99,9% atau lebih.
-
Waktu Respons Query
Seberapa cepat database merespons permintaan (query) dari pengguna. Jika terlalu lama, berarti ada masalah performa yang harus diperbaiki.
-
Jumlah Error atau Crash
Semakin rendah angka ini, semakin baik. Error yang sering terjadi bisa menandakan sistem database kurang stabil atau tidak terkelola dengan baik.
-
Kecepatan Backup dan Recovery
Seberapa cepat DBA bisa melakukan backup data dan memulihkannya jika terjadi kerusakan. Ini sangat penting dalam mencegah kehilangan data besar.
-
Keamanan Database
Termasuk jumlah percobaan akses ilegal yang berhasil dicegah, dan seberapa rutin sistem diperbarui dengan patch keamanan terbaru.
-
Penggunaan Resource Server
Meliputi penggunaan CPU, RAM, dan storage. Jika melebihi batas wajar, perlu dilakukan tuning agar sistem tetap efisien.
-
Penyelesaian Tiket atau Request
Seberapa cepat DBA merespons permintaan bantuan dari pengguna, seperti perubahan hak akses atau permintaan laporan data.
Belajar Jadi DBA dari Bangku Kuliah dan Sertifikasi
Untuk bisa memahami dan mengelola KPI tersebut, tentu kamu perlu pendidikan formal di bidang teknologi informasi. Universitas Mahakarya Asia menawarkan 12 program studi kekinian, salah satunya Sistem Informasi, yang cocok untuk kamu yang ingin berkarier sebagai Database Administrator.
Tidak cukup hanya kuliah, kamu juga disarankan mengambil sertifikasi di bidang IT untuk membuktikan kompetensimu. Universitas Mahakarya Asia juga menyediakan akses ke 24 sertifikasi IT terbaik, mulai dari Oracle Certified DBA, MongoDB Certified DBA, hingga CompTIA Security+.
Kalau kamu tertarik memulai kuliah di sini, langsung saja hubungi admin kampus lewat WhatsApp di sini. Tanyakan program studi yang cocok dan bagaimana strategi kuliah sambil kerja bisa kamu jalani!
Baca Juga: Wahai Pengusaha, Ini Alasannya Mengapa Update Database Pelanggan Sangat Penting
Kenapa KPI Penting untuk Karier DBA?
Mengetahui dan memahami KPI akan membantumu:
- Bekerja lebih fokus dan terarah.
- Meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan terhadap pengguna sistem.
- Menjadi kandidat unggul di mata perusahaan.
- Memiliki dasar untuk negosiasi gaji atau promosi.
Inilah alasan kenapa kamu harus mulai mempelajarinya sejak awal, bahkan sejak masa kuliah. Jangan cuma belajar teori, tapi juga kuasai metrik dan indikator dunia nyata.
Tambahan Penghasilan untuk Mahasiswa IT: Jadi Reseller Laptop
Selain belajar, kamu juga bisa mulai menghasilkan uang dari dunia teknologi. Salah satu cara paling realistis adalah menjadi reseller laptop. Platform yang paling cocok adalah Adolo.id karena:
- Produk terjamin kualitasnya dan cocok untuk kebutuhan mahasiswa IT.
- Sistemnya mudah dipahami pemula.
- Mendukung bisnis sampingan yang bisa dilakukan kapan saja.
- Harga kompetitif, cocok untuk pasar pelajar dan pekerja remote.
Dengan jadi reseller laptop, kamu bisa mengembangkan jaringan dan pengalaman bisnis sekaligus mendalami dunia IT secara praktis. Sangat pas buat kamu yang kuliah di jurusan teknologi.
Memahami KPI dalam profesi Database Administrator adalah langkah awal yang penting bagi siapa saja yang ingin sukses di dunia IT. Mulailah dari pendidikan yang tepat, seperti kuliah di Universitas Mahakarya Asia yang menawarkan fleksibilitas dan sertifikasi top. Lengkapi juga dengan pengalaman nyata, bahkan bisa dari berbisnis seperti jadi reseller laptop di Adolo. Masa depan dunia IT ada di tangan kamu, tinggal ambil langkah pertamanya!***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
