YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar acara Malam Anugerah Talenta 2025 di The Alana Malioboro, Rabu (10/11/2025) malam. Di dalam acara ini dilakukan pemberian penghargaan bagi sejumlah ASN berprestasi tahun 2025 dalam beberapa kategori.
“Saya sangat mengapresiasi, artinya kebijakan [peningkatan SDM dan meritokrasi] ini benar-benar dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujar Staf Khusus Menteri PAN RB Bidang Pengendalian Mutu Prinsip Meritokrasi Tasdik Kinanto yang hadir dalam acara ini.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, malam hari ini adalah momen penghargaan bagi ASN yang berstatus sebagai pamong praja, atau wajah pemerintah di depan rakyat. Mereka menjadi ujung tombak segala bentuk layanan yang diekspresikan oleh pemerintah daerah.
“Ekspektasi publik menjadi sesuatu hal yang penting. Yang juara-juara ini karena berhasil memberikan layanan yang cepat terhadap ekspektasi publik,” kata dia.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta Subarjilan mengatakan, lewat acara ini, diumumkan lima ASN terbaik dari empat kategori, yang menerima penghargaan “Employee of The Year” Tingkat Kota di Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun 2025. Mereka adalah para ASN yang telah melalui penilaian yang ketat dan objektif.
“Memberikan dampak kemanfaatan kinerja kepada Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujar dia terkait para ASN yang dinilai.
Ia menambahkan, di dalam acara ini dilakukan juga leluncuran aplikasi Manajemen Karier Jogja Unggul. Ini adalah wujud nyata Pemkot Jogja untuk mewujudkan keadilan kinerja pegawai yang dapat diakses secara terbuka.
“Bisa dibuka lewat akun Jogja Smart Service masing-masing,” kata dia.
Baca juga: Ronald Lumbuun : Jadi ASN Tak Kalah Menantang Dibanding Advokat
Dewan juri eksternal yang terdiri dari Sri Purnaningsih, Dian Fitriwati Darusmin, dan Affi Aditya Khresna hadir dalam acara ini. Affi Aditya menjelaskan, banyak parameter yang disepakati para juri dalam seleksi tahun ini, dan para peserta sangat terbuka untuk diberikan masukan.
“Dalam proses penjurian lima besar, kami bertiga banyak sekali menemukan titik temu dan titik kemufakatan, karena kami melihat para finalis benar-benar berkualitas dan merupakan hasil saringan inovasi dari karya-karya yang masuk,” kata dia.
Ia menambahkan, para ASN terbukti memiliki kemampuan komunikasi publik dan secara internal. Mereka memiliki program sinergis yang mampu terkoneksi antar-bidang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Terjadi komunikasi dan kolaborasi dengan beberapa bidang dan OPD lainnya,” kata dia.
Berdasarkan keputusan dewan juri, berikut adalah daftar para juara dari masing-masing kategori beserta komentar terbaik dari dewan juri untuk setiap kategori:
A. Kategori Jabatan Administrator Eselon III-A Terbaik, juara pertama diraih Ristyawati dari Bagian Organisasi.
B. Kategori Jabatan Administrator Eselon III-B dan Fungsional Madya Terbaik, juara pertama diraih oleh Trisminingsih dari Dinas Dukcapil Kota Jogja.
C. Kategori Jabatan Pengawas, Ketua Tim Kerja, dan Fungsional Muda Terbaik, juara pertama diraih drg. Arumi Wulansari Dari Dinas Kesehatan Kota Jogja.
D. Kategori Jabatan Pelaksana, Fungsional Pertama, dan Fungsional Terampil Terbaik, juara pertama adalah Ines Angelia Dwiansyah dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Jogja.
Juara pertama dari masing-masing kategori mendapat penghargaan berupa logam mulia senilai Rp.5 juta.
Di dalam acara ini juga ditampilkan beberapa ragam kesenian, di antaranya Tari Pesona Yogyakarta dari Dinas Kebudayaan Kota Jogja dan Sanggar Cendhik’e Art Dance. (den)
