BANTUL, BERNAS.ID – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY telah menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik bidang perpustakaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penulis sekaligus mendorong lahirnya karya karya tulis yang mengangkat kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari upaya penguatan literasi masyarakat.
Kegiatan Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal yang diselenggarakan DPAD DIY tahun 2026 dilaksanakan sebanyak dua angkatan. Angkatan pertama dimulai pada hari Senin, 6 April 2026, dan telah berlangsung selama 3 hari hingga 8 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Werkudara, Gedung Depo Arsip, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY.
Kegiatan yang diikuti oleh pengelola perpustakaan, pegiat literasi, pelajar / mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam bidang kepenulisan ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang literasi dan kepenulisan. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik dasar kepenulisan, strategi menggali ide dari potensi budaya lokal, hingga proses penyusunan dan penyuntingan naskah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY Syam Arjayanti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis dalam memperkuat ekosistem literasi di daerah. Perpustakaan tidak hanya berperan sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang untuk melahirkan gagasan, kreativitas, serta karya tulis yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Bimtek ini menuntut peserta menghasilkan karya yang kemudian diterbitkan dalam sebuah buku,” ujarnya.
Buku tersebut menurutnya akan dilayankan di DPAD DIY dan juga dikirimkan ke Perpusnas RI sehingga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Melalui Bimtek ini diharapkan karya yang dihasilkan berkualitas, dan dapat menjadi sumber bacaan yang memperkaya koleksi perpustakaan sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM), sebagai langkah meningkatkan dan mengembangkan budaya membaca maupun menulis di DIY.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat literasi di masyarakat semakin meningkat serta semakin banyak lahir penulis penulis baru yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas. (den)
