JAKARTA,BERNAS.ID – Pengamat Politik, Wempi Hadir melihat, yang terjadi dalam video pada saat pelantikan DPR RI kemarin, dimana Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri tidak mau menyalami Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, hal itu bisa dibaca dalam dua hal. Pertama bisa saja peristiwa tersebut adalah hal yang biasa alias normal karena begitu banyak orang dalam ruangan tersebut sehingga Mega tidak fokus untuk meladeni Surya Paloh untuk bersalaman.
“Kedua adalah, bisa saja ini merupakan gaya kritik Mega terhadap siapa saja, yang dia anggap ada hal yang prinsip dilanggar oleh orang terdekat atau bahkan mitra koalisi,” beber Wempi saat dihubungi Bernas.id, Rabu (2/10/2019).
Menurut Wempi, apa yang dilakukan oleh Mega merupakan semacam sanksi baik kepada kawan maupun lawan politiknya. Sejak pertemuan antara Anies dengan Surya Paloh di DPP Nasdem tanggal 24 Juli 2019. Pertemuan empat ketua umum mitra koalisi PDIP di DPP Nasdem tanggal 22 Juli 2019 tanpa kehadiran PDIP. Serta pertemuan Prabowo dengan Mega pada tanggal 24 Juli 2019.
“Saya kira itu adalah rentetan peristiwa yang tidak bisa dilepaspisahkan dengan peristiwa yang terjadi kemarin,” pungkasnya.(ren)
