Bernas.id – Gawai telah mengubah pola asuh orang tua terhadap anaknya. Di era digital ini orang tua memang perlu cerdas dan menyesuaikan dengan perkembanhan zaman.
Hal itu disampaikan Raden Rachmy Diana, S.Psi, M.A yang merupakan dosen dan psikolog dalam Festival Psikologi, Kamis (18/10/2018) yang diadakan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga. Acara akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 18 hingga 20 Oktober 2018.
“Banyak orang tua yang bernostalgia dengan model pengasuhan anak seperti cara asuh orang tuanya. Tidak jarang orang tua membandingkan cara asuh zaman dahulu dengan yang sekarang. Hal itulah yang menimbulkan kekakuan dan kerenggangan terhadap anak,” kata Raden Rachmy Diana.
Ia meneruskan, perlu pemahaman rasa tanggung jawab bagi anak sebelum mereka menggunakan gawai. Orang tua perlu menempatkan alat digital hanya sebagai alat bantu. Hal ini menurutnya penting ditanamkan bagi anak.
“Dan anak akan memiliki rasa tanggung jawab terhadap pemakaian gawai sesuai dengan keperluannya,” imbuhnya dalam seminar yang mengambil tema “Digital Parenting Menjadi Orang Tua Cerdas Di Era Gadget” itu.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, M. Shodiq, M.Sos, M.Psi. yang membuka acara mengatakan, kualitas suatu hubungan bisa menyusut gara-gara gadget atau gawai. Pengaruh gawai memang sudah mengubah pola pikir masyarakat. Menjadi orang tua cerdas di era gawai menurutnya memang sangat diperlukan.
“Mereka harus mengenali pola interaksi yang disebabkan oleh gawai di era digital ini,” katanya. (den)
