Bernas.id ? Pagar besi bukanlah tempat yang lazimnya digunakan untuk menggantung dasi. Namun di Pristina, Kosovo, pagar di depan gedung markas pemerintah justru terlihat dipenuhi oleh dasi. Pemandangan unik tersebut terjadi pada hari Selasa (26/12/2017) waktu setempat.
Usut punya usut, dasi-dasi tersebut ternyata tergantung di sana sebagia bagian dari aksi protes. Mereka mengkritik kebijakan Perdana Menteri Ramush Haradinaj yang menaikkan gajinya menjadi 45 juta rupiah setiap bulannya. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dari jumlah gaji bulanannya selama ini.
Haradinaj berdalih kalau kenaikan gaji tersebut diperlukan mengingat sekarang ia mengenakan pakaian yang terlihat cerdas. ?Saya diharuskan memakai dasi. Saya tidak bisa keluar sambil berpakaian tanpa memperhatikan usianya,? terang Haradinaj seperti yang dilansir oleh France 24.
Namun tindakan Haradinaj tersebut ganti menuai kritikan dari penduduk Kosovo, negara kecil di Eropa Tenggara dengan angka pengangguran mencapai 30 persen. Mereka melakukan aksi protes sambil menyindir kebijakan Haradinaj dengan cara menaruh 300 helai dasi di depan markas pemerintah.
?(Haradinaj) tidak boleh lupa kalau dia mewakili orang-orang yang tidak memiliki masalah dengan dasi, namun punya masalah dengan kehidupan miskin,? kata salah seorang pemimpin aksi protes.
Demonstran lain yang bernama Halil Xani menambahkan kalau setiap bulannya ia hanya memperoleh pemasukan 1,1 juta rupiah. ?Yang membutuhkan uang bukan hanya para pemimpin, tapi juga kami,? kecam pria berusia 67 tahun tersebut.
