Bernas.id ? Kota Melbourne tengah geger. Terjadinya insiden penabrakan membabi buta di kota Australia tersebut menjadi penyebabnya. Tidak ada korban jiwa akibat insiden yang terjadi pada hari Kamis (21/12/2017) tersebut. Namun sebanyak 12 orang menjadi korban luka dan harus menjalani perawatan hingga sekarang.
Pelaku sendiri berhasil ditangkap oleh polisi di hari yang sama. Pelaku teridentifikasi sebagai pria berdarah Afganistan yang bernama Saeed Noori. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku diketahui secara sengaja melakukan aksinya tersebut.
Namun polisi menampik kalau insiden ini tergolong sebagai aksi terorisme. Berdasarkan catatan polisi, pria berusia 35 tahun tersebut diketahui memiliki riwayat gangguan mental dan penggunaan narkoba.
Sidang perdana kepada Noori sudah digelar pada hari Sabtu (23/12/2017) untuk pembacaan tuntutan. Dalam sidang tersebut, Noori didakwa melakukan percobaan pembunuhan sebanyak 18 kali dan satu tindakan yang mengancam nyawa orang lain. Rencananya sidang terhadap Noori akan kembali digelar pada hari Rabu mendatang.
Insiden penabrakan massal yang dilakukan oleh Noori merupakan insiden kedua yang menimpa Melbourne pada tahun ini. Bulan Januari silam, 6 orang tewas setelah seorang pria dengan sengaja mengarahnya mobilnya untuk menabraki para pejalan kaki. Seperti halnya Noori, pelaku penabrakan di bulan Januari tersebut juga diketahui memiliki riwayat gangguan mental.
