Bernas.id ? Kurir narkoba adalah salah satu pekerjaan yang paling berbahaya di dunia. Pasalnya jika sampai tertangkap oleh polisi, hukuman berat sudah menanti. Kendati demikian, nyatanya profesi terlarang ini masih saja ada hingga sekarang karena pelakunya mendapat iming-iming bayaran yang jumlahnya menggiurkan.
Metode kreatif namun beresiko pun dikembangkan oleh kurir narkoba supaya bisa mengantarkan paketnya tanpa tertangkap oleh polisi. Di Bandara Xianyang, Tiongkok, seorang pria ditangkap karena ketahuan mencoba menyelundupkan narkoba dari Myanmar ke Tiongkok.
Pelaku sehari-harinya diketahui sebagai penjual makanan laut miskin di Provinsi Guangdong. Ia terjerumus ke dalam bisnis jaringan narkoba setelah ia diajak berlibur ke Myanmar oleh temannya. Namun sesampainya di sana, ia dijanjikan bakal menerima bayaran 10 ribu yuan (20,3 juta rupiah) jika bisa membawa narkoba masuk ke wilayah Tiongkok.
Sial bagi pria yang tidak disebutkan namanya tersebut. Polisi ternyata berhasil mendapatkan bocoran informasi dan menunggu pria tadi di bandara. Saat pria tersebut baru turun dari pesawat, polisi langsung menangkapnya di tempat dan memaksanya mengakui perbuatannya.
Kepada polisi, pria tersebut mengaku kalau ia sudah menelan 57 pil berisi kokain supaya bisa menyelundupkan narkoba tanpa terdeteksi oleh petugas keamanan. Jumlah total narkoba yang dibawanya diketahui mencapai 330 gram. Setelah berhasil dikeluarkan dari perut sang pria, pil-pil narkoba tersebut selanjutnya disita oleh polisi sebagai barang bukti.
