Bernas.id ? Jika mendengar kata penguin, maka yang terbayang pastilah burung berpenampilan lucu yang bisa berdiri tegak layaknya manusia. Penguin terbesar di dunia adalah penguin kaisar yang tingginya hanya mencapai 1,2 m. Namun tahukah anda kalau di masa silam, ada penguin yang tingginya tidak kalah dengan manusia modern?
Penguin tersebut adalah Kumimanu biceae yang memiliki tinggi 1,7 m dan berat hampir 100 kg. Fosil penguin tersebut ditemukan di Selandia Baru dan diketahui berusia antara 55 hingga 60 juta tahun yang lampau.
?Bakal menjadi hal yang sangat mengagumkan. Seekor hewan yang tingginya setara manusia dewasa, dan dipenuhi otot, tercipta untuk menahan kuatnya tekanan bawah laut saat mencari mangsanya,? kata Alan Tennyson yang terlibat dalam penelitian fosil penguin ini.
Fosil penguin besar ini sendiri tidak ditemukan dalam kondisi utuh karena bagian tengkoraknya hilang. Namun dengan melihat fosil-fosil penguin dari periode yang berdekatan, Kumimanu biceae diperkirakan memiliki paruh yang lebih panjang jika dibandingkan dengan penguin modern.
Ketika dinosaurus mengalami kepunahan massal 66 juta tahun yang lampau akibat hantaman meteor raksasa, hewan-hewan yang berukuran lebih kecil semisal penguin mulai mendominasi permukaan Bumi. Wilayah cikal bakal Selandia Baru pada masa itu diperkirakan memiliki iklim subtropis.
?Adalah salah kaprah yang umum kalau orang-orang mengira penguin hanya hidup di daerah yang sangat dingin semisal Antarktika. Di masa kini, penguin Galapagos hidup di khatulistiwa, dan banyak fosil yang menunjukkan kalau penguin purba juga hidup di lautan yang hangat,? papar Tennyson.
