Bernas.id – Pernahkah kalian bertanya pada diri sendiri, kenapa kalian tidak lolos tes kerja di saat nilai tes tertulis kalian di atas rata-rata? Sebenarnya banyak pelamar kerja yang gagal diterima kerja bukan karna tes tulis yang menentukan, namun tes wawancara adalah penentu diterima tidaknya seseorang dalam suatu perusahaan. Memang tidak mudah, terlebih lagi jika pelamar jarang melakukan tes wawancara sebelumnya. Berikut rahasia 5 cara sukses lolos tes wawancara di antaranya:
1. Motivasi Bekerja
Motivasi dalam dunia pekerjaan akan menjadi hal yang sangat penting karena hal itu akan berpengaruh pada kinerja para pekerja. Oleh sebab itu, Anda harus tahu apa yang memotivasi Anda untuk bekerja di perusahaan itu.
2. Rencana ke depan
Rencana ke depan juga menjadi pertanyaan yang sangat sensitif sehingga Anda harus menjawabnya dengan tepat. Seorang pelamar harus memiliki rencana untuk ke depannya mau seperti apa. Anda harus memberikan jawaban yang konsisten untuk menggambarkan Anda lima tahun ke depan seperti apa.
Jangan menjawab seolah Anda tidak memiliki tujuan di masa yang akan datang, karena itu bukanlah jawaban yang diharapkan. Cobalah berikan jawaban yang menguntungkan perusahaan apabila Anda bergabung dengan perusahaan tersebut. Dengan begitu, Anda akan diterima di perusahaan yang Anda minati.
3. Gaji
Biasanya pada saat wawancara, Anda akan ditanya berapa besaran gaji yang Anda harapkan. Sebenarnya kandidat harus mengetahui terlebih dahulu berapa kisaran gaji yang diberikan suatu perusahaan, supaya apabila ditanya kita bisa menjawab secara profesional.
Data tersebut berguna supaya Anda bisa lolos pada sesi wawancara. Apabila saat ditanya Anda meminta gaji terlalu tinggi itu hanya akan membuat pewawancara tidak menyukai Anda . Namun, apabila terlalu rendah hal itu bisa mempengaruhi persepsi pewawancara bahwa Anda orang yang tidak percaya diri.
4. Ketahuilah posisi yang akan dilamar
Para pelamar harus memiliki pengetahuan yang luas tentang posisi yang akan dilamar. Biasanya pewawancara akan menguji tiga hal yaitu sisi knowledge, skill, dan behaviour. Seharusnya seorang pelamar harus mengetahui akan pekerjaannya karena hal itu yang harus dipersiapkan sebelum wawancara berlangsung.
5. Skill dan Attitude
Setiap pelamar pasti memiliki skill atau keterampilan yang berbeda, maka sebaiknya Anda memilih posisi pekerjaan yang sesuai dengan skill yang anda miliki. karana kemampuan Anda akan dipertanyakan pada saat wawancara tiba.
Memiliki skill yang bagus namun tidak memiliki sikap yang baik, akan merubah segalanya. Pada dasarnya attitude/sikap Anda manjadi salah satu dasar diterima tidaknya Anda pada perusahaan tersebut. Jika Anda tidak bisa bersikap baik dan sopan serta patuh terhadap atasan, maka memiliki pekerjaan hanya akan menjadi impian semata.
Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi pelamar kerja yang belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
