HarianBernas.com – Kendati berada dalam posisi yang kian terdesak, Abu Bakar Al-Baghdadi masih enggan mengakui kekalahannya. Menurut intelijen Irak dan AS seperti yang diberitakan oleh Reuters, pemimpin ISIS tersebut sudah meninggalkan kota Mosul dan kini tengah bersembunyi di tengah-tengah padang pasir.
Lokasi pasti Baghdadi sendiri tidk diketahui secara pasti. Pasalnya sosok yang mengklaim dirinya sebagai khalifah tersebut semakin jarang melakukan komunikasi langsung dengan para pengikutnya memakai peralatan elektronik. Ia juga kerap berpindah-pindah lokasi tinggal dan tidak jarang melakukannya beberapa kali hanya dalam kurun waktu sehari.
Namun berdasarkan hasil penelusuran intelijen AS dan Irak, Baghdadi kini dipercaya tengah bersembunyi di kawasan pedesaan yang terletak di pelosok gurun. Ia meninggalkan anak-anak buahnya di kawasan perkotaan untuk menjalankan pemerintahan dan berperang melawan pasukan koalisi.
Terakhir kali Baghdadi merilis pernyataan ke muka umum adalah ketika ia merilis rekaman suara pada bulan November. Dua pekan setelah pertempuran di kota Mosul pertama kali meletus. Dalam rekaman suara tersebut, Baghdadi meminta para pengikutnya untuk berjuang melawan kaum kafir dan menumpahkan darah mereka hingga mengalir deras layaknya sungai.
Pihak intelijen pasukan koalisi menambahkan kalau intensitas komunikasi yang dilakukan oleh simpatisan ISIS di dunia internet juga kian berkurang. Pertanda kalau ISIS berada dalam kondisi yang semakin tidak menguntungkan. Mereka menambahkan kalau dibandingkan dengan tahun 2014, aktivitas pengikut ISIS di Twitter anjlok hingga 45 persen akibat kian gencarnya pengelola Twitter memblokir akun-akun yang digunakan simpatisan ISIS.
