HarianBernas.com – Sial betul nasib Emannuel Macron. Ketika tengah mengunjungi pameran pertanian di Paris pada hari Rabu (1/2/2017) waktu setempat, kandidat presiden Perancis tersebut dilempari telur oleh orang yang tidak dikenal. Akibatnya, wajahnya harus berlumuran oleh pecahan telur yang lengket dan berbau amis.
Sejumlah petugas keamanan langsung berlari mengerubungi Macron tidak lama setelah insiden tersebut terjadi. Salah satu dari mereka terlihat memegangi di topi di dekat kepala Macron untuk mengantisipasi kalau-kalau ada insiden lemparan telur susulan yang menimpa Macron.
Macron sendiri mencoba menanggapi insiden tersebut dengan bijak. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam politik adalah hal yang lazim dan mereka yang tidak sependapat mungkin akan mengekrespesikan penolakannya dengan cara melempar telur. Namun Macron juga mengkritik pelaku pelemparan karena perbedaan pendapat seharusnya diselesaikan dengan jalan dialog.
Emmanuel Macron adalah kandidat presiden berhaluan sentris yang diusung oleh partai politik En Marche. Partai tersebut baru didirikan pada bulan April tahun lalu untuk mengikuti pemilu nasional yang bakal digelar di Perancis pada tahun ini.
Beragam jajak pendapat menunjukkan kalau Macron adalah kandidat dengan peluang kemenangan tertinggi. Namun sejumlah pengamat politik memperingatkan kalau kasus Brexit dan Donald Trump menunjukkan kalau mereka yang mengusung haluan politik sayap kanan dan nasionalisme berlebihan kini juga memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilu.
