HarianBernas.com – Penemuan penting terjadi di Quebec, Kanada. CBC News memberitakan kalau tim peneliti asal Kanada berhasil menemukan bongkahan batu yang mengandung fosil makhluk hidup purba. Usia fosil tersebut dilaporkan mencapai 3,8 milyar tahun sehingga makhluk yang ada dalam fosil diperkirakan merupakan salah satu makhluk hidup tertua yang pernah menghuni Bumi.
Batuan yang mengandung fosil ini sendiri ditemukan di Sabuk Batu Nuvvuagittuq yang terletak di Quebec Utara. Batu tempat menempelnya fosil ini memiliki warna kemerahan. Sementara fosil makhluknya terlihat berwarna keputihan. Makhluk yang memfosil di batu ini teridentifikasi sebagai sejenis mikroorganisme.
Penemuan fosil ini sekaligus mengubah pandangan para ahli mengenai kapan kehidupan di Bumi bermula. Menurut para ahli, permukaan Bumi mulai ditutupi oleh air sejak 4,3 milyar tahun yang lalu. Namun para ahli masih belum sepakat mengenai kapan makhluk hidup mulai menghuni permukaan Bumi. Sebelum fosil di Quebec ini ditemukan, fosil makhluk hidup tertua yang pernah ditemukan berusia 3,7 milyar tahun.
Salah satu anggota tim peneliti yang bernama Jonathan O?Neill tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya akan penemuan ini. Sambil memegang bongkahan batu tersebut, ia berkata kalau batu yang dipegang di tangannya menjadi bukti kalau kehidupan sudah muncul di permukaan Bumi sejak masa yang sangat lampau.
O?Neill menambahkan kalau fosil ini bisa memberikan gambaran kepada para ahli mengenai seperti apa penampakan Bumi saat masih berusia relatif muda. Selama ini para ahli menggambarkan Bumi muda memiliki permukaan yang dipenuhi oleh awan dan lahar panas. Namun jika sejak 3,8 milyar tahun lalu sudah ada makhluk hidup yang menghuni, kondisi permukaan Bumi pada masa itu tentunya tidak seekstrim gambaran awal para ahli.
